Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Khusus Daerah 3T, Program Makan Bergizi Gratis Bakal Disalurkan 6 Hari Seminggu

Imron Hidayatullahh • 2026-03-30 16:49:15
Dapur MBG di Tempurejo, Jember. Program MBG yang biasanya mengikuti hari sekolah efektif selama lima hari, dipastikan akan disalurkan hingga hari Sabtu di wilayah-wilayah 3T. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER
Dapur MBG di Tempurejo, Jember. Program MBG yang biasanya mengikuti hari sekolah efektif selama lima hari, dipastikan akan disalurkan hingga hari Sabtu di wilayah-wilayah 3T. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER

Radar Jember – Pemerintah memberikan perlakuan khusus bagi anak-anak sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasanya mengikuti hari sekolah efektif selama lima hari, dipastikan akan tetap disalurkan hingga hari Sabtu di wilayah-wilayah tersebut.

Keputusan ini diambil setelah dilakukannya Rapat Koordinasi Tingkat Atas bersama Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga: SPPG Beroperasi Lagi 31 Maret 2026, BGN Ancam Sanksi Tegas Mitra MBG Nakal

Selain daerah 3T, penyaluran enam hari dalam sepekan ini juga menyasar wilayah dengan angka prevalensi stunting yang masih tinggi.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi pemerintah untuk menjamin pemenuhan gizi anak secara berkelanjutan tanpa terputus di hari libur sekolah.

"Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari," ujar Dadan Hindayana dalam keterangan resminya, Minggu (29/3/2026).

Penentuan wilayah yang mendapatkan kebijakan khusus ini didasarkan pada data terukur, yakni mengacu pada hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Diplomasi Akses Selat Hormuz Alot! Iran Dikabarkan Sempat Baper Kapalnya Pernah Dilelang Indonesia Rp1,17 Triliun

BGN juga akan melakukan pendataan ketat mencakup jumlah siswa dan sekolah di lokasi prioritas.

"Tim kami akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kesehatan setempat untuk memastikan data akurat, sehingga MBG tepat sasaran," tambah Dadan.

Lebih lanjut, Dadan menekankan pentingnya akurasi data dalam menyukseskan program ini karena menyangkut kualitas generasi mendatang.

"Integritas data sangat penting, karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi," tegasnya.

Pemerintah berharap dengan distribusi yang lebih intensif di wilayah rentan, angka stunting di Indonesia dapat ditekan secara signifikan dan merata hingga ke pelosok negeri.

Editor : Imron Hidayatullahh
#daerah 3T #kementerian kesehatan #Mbg #Dadan Hindayana #badan gizi nasional #SSGI #Makan Bergizi Gratis #BGN