RADAR JEMBER - Usai merayakan momen Idulfitri di kampung halaman, tantangan berikutnya bagi para pemudik adalah menghadapi arus balik menuju ibu kota.
Volume kendaraan yang melonjak tajam di jalan tol maupun jalur arteri sering kali memicu kemacetan panjang yang melelahkan.
Strategi pemilihan waktu keberangkatan menjadi kunci utama agar perjalanan tetap nyaman dan efisien.
Baca Juga: Mudik ke Bondowoso Tak Lengkap Rasanya Bila Tidak Mampir ke Wisata Andalannya Ini
Bagi pemudik yang menargetkan tiba di Jakarta pada pagi hari guna menghindari puncak kepadatan kota atau bersiap kembali beraktivitas, perhitungan jam keberangkatan dari daerah asal harus dilakukan secara cermat.
Strategi Perjalanan Malam dan Dini Hari
Pemilihan waktu keberangkatan pada malam hari atau tengah malam sering kali menjadi opsi favorit.
Selain kondisi cuaca yang lebih sejuk, lalu lintas pada jam-jam tersebut cenderung lebih stabil dibandingkan keberangkatan siang hari yang rentan terjebak penumpukan kendaraan di rest area dan gerbang tol utama.
Mengenai rekomendasi waktu yang paling ideal untuk memulai perjalanan kembali ke perantauan, seorang pengamat transportasi memberikan ulasan teknis terkait manajemen waktu di perjalanan.
Tips Tambahan Arus Balik 2026:
Pantau One Way dan Contraflow: Selalu periksa jadwal rekayasa lalu lintas dari Korlantas Polri melalui aplikasi navigasi.
Cukup Saldo E-Toll: Pastikan saldo uang elektronik mencukupi untuk menghindari antrean di gerbang tol yang dapat menghambat perjalanan Anda.
Cek Kondisi Kendaraan: Lakukan pengecekan mandiri pada tekanan ban, air radiator, dan oli sebelum memulai perjalanan jauh.
Editor : M. Ainul Budi