Radar Jember - Bagi jutaan pemudik atau komuter di kota besar, jalan tol adalah juru selamat waktu. Namun, di balik aspal mulusnya, tahukah Anda bahwa kata 'tol' yang sering kita ucapkan sebenarnya adalah sebuah akronim?
Mengutip informasi dari laman resmi Daihatsu, TOL ternyata merupakan kependekan dari Tax on Location, alias pajak yang dipungut langsung di lokasi.
Istilah inilah yang menjadi landasan filosofis mengapa setiap pengendara diwajibkan membayar tarif tertentu saat melintas.
Baca Juga: KAI Daop 4 Catat Hari Ini Jumlah Penumpang Terbanyak Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Tentu saja, nominalnya bervariasi, sangat bergantung pada golongan kendaraan serta jarak tempuh yang dilalui.
Napak Tilas: Sejarah Panjang Tol di Indonesia
Eksistensi jalur bebas hambatan di tanah air tidak muncul begitu saja. Berdasarkan data dari situs resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), sejarah ini dimulai pada tahun 1978.
Kala itu, Tol Jagorawi hadir sebagai pelopor. Membentang sepanjang 59 km, jalur ini menjadi urat nadi pertama yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Ciawi.
Sejak kesuksesan Jagorawi, jaringan jalan tol terus membelah berbagai pulau di Indonesia demi memacu roda ekonomi nasional.
Baca Juga: 13.557 Kursi Masih Tersedia, KAI Daop 9 Jember Hadapi Puncak Kepadatan Hari Ini
Siapa Saja 'Juragan' Jalan Tol di Indonesia?
Bisnis infrastruktur jalan tol bukan sekadar proyek beton, melainkan aset investasi jangka panjang yang sangat menggiurkan.
Tak heran jika deretan konglomerat papan atas Indonesia bertarung memperebutkan kursi penguasaan di sektor ini:
Jusuf Hamka (CMNP)
Sosok yang akrab disapa "Babah Alun" ini menakhodai PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Perusahaannya mencatatkan sejarah sebagai pionir pengelola jalan tol swasta pertama di Indonesia dengan penguasaan lahan strategis di wilayah Jabodetabek.
Anthoni Salim (Salim Group)
Melalui gurita bisnisnya yang menggurita, Anthoni Salim juga menjadi pemain kunci yang memperkuat portofolio infrastruktur jalan tol di berbagai wilayah Indonesia.
Grup Sinar Mas
Melalui Sinar Mas Land (PT Trans Bumi Serbaraja), grup ini mengelola jalur krusial seperti Tol Serpong - Balaraja yang kini menjadi jalur vital baru di wilayah Banten.
Baca Juga: CATAT Info Lalin di Sumbar Momen Mudik Ini: Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik Beroperasi 24 Jam
Seluruh pengelolaan ini berada di bawah pengawasan ketat BPJT. Lembaga inilah yang memastikan setiap jengkal jalan tol tetap memberikan manfaat maksimal dan pelayanan prima bagi masyarakat luas.
Editor : Imron Hidayatullahh