Radar Jember – Bagi Anda yang sudah merencanakan liburan ke Gunung Bromo dalam waktu dekat, sebaiknya segera mengatur ulang jadwal perjalanan.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan sementara seluruh aktivitas wisata di kawasan tersebut selama dua hari bertepatan dengan momen Hari Raya Nyepi.
Kawasan taman nasional akan ditutup total mulai tanggal 19 hingga 20 Maret 2026.
Penutupan ini berlaku mulai pukul 00.00 WIB guna menghormati kekhusyukan umat Hindu yang merayakan Nyepi serta menjaga kelestarian adat budaya setempat.
Staf Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa gerbang wisata baru akan dibuka kembali secara bertahap.
“Baru dibuka kembali pada 21 Maret pukul 12.00,” ujarnya pada Rabu (18/3).
Selain sebagai bentuk penghormatan budaya, periode jeda kunjungan ini juga dimanfaatkan oleh pihak pengelola untuk pemulihan ekosistem secara alami tanpa adanya gangguan aktivitas manusia.
Ada Penutupan Lanjutan Pasca-Lebaran
Tak hanya saat Nyepi, wisatawan juga perlu mencatat jadwal penutupan rutin lainnya.
Kawasan Bromo dijadwalkan akan kembali ditutup pasca-hari raya Idulfitri, tepatnya pada tanggal 6 hingga 12 April 2026 mendatang.
Guna memastikan aturan ini ditaati, pengawasan ketat akan dilakukan di seluruh pintu masuk, termasuk Pos Jemplang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.
Penjagaan ini melibatkan berbagai unsur keamanan dan komunitas masyarakat.
“Penjagaan melibatkan TNBTS bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat mitra seperti MMP dan MPA,” jelas Endrip lebih lanjut.
Wisatawan pun diimbau untuk selalu memantau informasi terkini agar rencana kunjungan ke salah satu destinasi unggulan Jawa Timur ini tidak terkendala.
Editor : Imron Hidayatullahh