Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi Turun Tangan di Jember: SPBU Diselidiki, Distribusi BBM Dialihkan

M Adhi Surya • 2026-03-16 06:52:53
DITINDAK: Penyegelan SPBU di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Sabtu (14/3)
DITINDAK: Penyegelan SPBU di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Sabtu (14/3)

 

KEBONSARI, Radar Jember  - Dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Jember berbuntut penghentian sementara distribusi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kebijakan itu diambil setelah muncul temuan aktivitas pengisian solar dalam jumlah besar yang dinilai tidak wajar.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara pengiriman Biosolar dan Pertalite ke SPBU di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari.

Penghentian dilakukan sambil menunggu proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Baca Juga: Satpol PP Jember Kembali Gerak Tertibkan PKL, Kali Ini di Ruas Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk

Kasus ini mencuat setelah laporan masyarakat mengenai aktivitas pengisian solar bersubsidi pada malam hingga dini hari.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti anggota DPRD Jember David Handoko Seto dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Sabtu dini hari (14/3) sekitar pukul 02.00.

Saat pengecekan berlangsung, sebuah truk kedapatan tengah mengisi solar yang diduga dipindahkan ke sejumlah drum berukuran besar. Namun kendaraan tersebut melarikan diri ketika hendak diamankan, sehingga memicu aksi pengejaran di jalan raya oleh pihak yang berada di lokasi.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi yang sedang melakukan kunjungan kerja di Jember menyebut hasil peninjauan menunjukkan dugaan pengangkutan solar dalam jumlah besar.

Baca Juga: Info Lantas Jember: Motor Emak-emak Asal Jember Oleng Hingga Sampai Dicium Truk

“Dari rekaman video terlihat ada empat drum, masing-masing sekitar seribu liter. Jadi totalnya kurang lebih 4.000 liter solar yang diduga diambil dari SPBU tersebut,” ujarnya.

Menurut Bambang, praktik semacam itu berpotensi merugikan masyarakat yang seharusnya menikmati BBM subsidi, terutama petani dan nelayan. Ia juga menyoroti sejumlah kejanggalan di lokasi, mulai dari kamera pengawas yang tidak aktif hingga dugaan penyalahgunaan barcode atau surat rekomendasi untuk pengisian berulang.

Menindaklanjuti temuan tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan penyegelan sementara SPBU guna kepentingan penyelidikan.

Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan menyatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dan mendalami indikasi pelanggaran. “Untuk sementara SPBU kita segel sambil menunggu hasil penyelidikan karena ada beberapa hal yang perlu kami dalami,” katanya.

Semetara itu, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menambahkan penyaluran BBM ke SPBU tersebut dihentikan sementara dan kuota dialihkan ke SPBU terdekat agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Lebaran.

“Untuk sementara penyaluran BBM di SPBU tersebut dihentikan. Delivery Order sudah diputus sampai proses penyelidikan selesai," ujarnya. (dhi/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#bph migas #Jember #BBM #spbu #dpr ri