RADAR JEMBER - Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya Ye Su menyalurkan 200 Paket Ramadhan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur sebagai bentuk persahabatan dan solidaritas kepada umat Muslim.
"Kami tahu bahwa Ramadhan adalah salah satu hari raya paling penting bagi umat Muslim. Kami mendoakan agar semua orang mendapatkan kebahagiaan, keberuntungan, dan kedamaian," kata Ye Su di Kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya, Jumat.
Setelah diterima Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan jajaran, ia menjelaskan kedatangannya mewakili pemerintah dan rakyat Tiongkok untuk menyampaikan ucapan selamat Ramadhan kepada umat Muslim di Indonesia, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antara komunitas Muslim kedua negara.
"Bantuan yang diberikan berupa paket makanan dan kebutuhan pokok sehari-hari yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga masyarakat," kata Konsul yang juga mengunjungi sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Jawa Timur.
Selain PWNU Jatim, ormas keagamaan lain yang dikunjungi antara lain Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Muslimat Nahdlatul Ulama, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.
"Melalui kerja sama dengan organisasi keagamaan di Jatim itu, kami berharap dapat memperkuat fondasi persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia, apalagi Islam juga telah hadir di Tiongkok lebih dari 1.300 tahun," katanya.
Saat ini, di negaranya terdapat sekitar 20 juta umat Muslim, termasuk Muslim Uighur di Xinjiang. "Pemerintah kami akan terus meningkatkan keterbukaan Tiongkok, karena itu kami juga akan terus meningkatkan kerja sama dengan PWNU," katanya.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, apalagi masyarakat NU yang mayoritas di Jatim juga banyak yang masyarakat kurang mampu.
"Kegiatan ini sangat baik. Ini merupakan bentuk simpati dari pemerintah Tiongkok, apalagi menjelang Lebaran ada pembagian paket sembako yang memang dibutuhkan masyarakat, terutama yang kurang mampu," ujarnya.
Ia menambahkan hubungan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan pihak Konsulat Jenderal Tiongkok selama ini berjalan baik melalui komunikasi dan berbagai kegiatan bersama.
Sebelumnya sejumlah perwakilan NU juga diundang berkunjung ke Tiongkok untuk melihat perkembangan masyarakat di negara tersebut serta berinteraksi dengan komunitas Muslim setempat.
Editor : M. Ainul Budi