Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

KPK Bongkar 'Akal-akalan' Fadia Arafiq: Pakai Nama Orang Kepercayaan di PT RNB untuk Samarkan Korupsi

Imron Hidayatullahh • Kamis, 5 Maret 2026 | 14:59 WIB

Bupati Peklaongan Fadia A Rafiq yang terjaring OTT KPK pada Selasa (3/3/2026).
Bupati Peklaongan Fadia A Rafiq yang terjaring OTT KPK pada Selasa (3/3/2026).

Radar Jember – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing tahun anggaran 2023–2026.

Politisi Partai Golkar ini ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa, 3 Maret 2026, yang menjadi OTT ketujuh KPK di sepanjang tahun ini.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa korupsi ini bermula dari pendirian PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).

Perusahaan yang sengaja dibentuk oleh keluarga Fadia Arafiq satu tahun setelah ia menjabat pada periode pertama.

Struktur Perusahaan: Dinasti di Balik Layar

Untuk menyembunyikan keterlibatannya, Fadia diduga menggunakan suami dan anaknya sebagai pengelola utama sebelum akhirnya mencoba melakukan penyamaran lebih jauh.

"Pergantian direktur dari anak menjadi orang kepercayaan ini diduga hanya akal-akalan agar orang menganggap perusahaan ini tidak ada hubungannya dengan Bupati. Padahal, Fadia Arafiq adalah penerima manfaat (beneficial owner) aslinya," tegas Asep Guntur (4/3).'

Baca Juga: Alasan KPK Jadikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka Tunggal: Suami dan Anak Terima Milyaran tapi Masih Aman?

Modus: Intervensi Hingga ‘Pasukan’ Tim Sukses

Praktik korupsi ini merambah hampir ke seluruh lini pemerintahan di Kabupaten Pekalongan.

PT RNB diketahui aktif menggarap proyek outsourcing di berbagai dinas, kecamatan, hingga RSUD.

Berikut fakta-fakta yang ditemukan KPK:

  1. Intervensi Kepala Dinas

Fadia melalui anak dan stafnya diduga menekan para kepala dinas agar memenangkan PT RNB dalam setiap tender pengadaan tenaga alih daya.

Baca Juga: Fantastis! Di Balik Kasus OTT KPK, Ternyata Segini Total Harta Kekayaan Fadia Arafiq, Capai Puluhan Miliar

  1. Pegawai Berasal dari Tim Sukses

Mayoritas pegawai PT RNB merupakan anggota tim sukses Fadia yang kemudian disalurkan bekerja di berbagai Perangkat Daerah (PD) Pemkab Pekalongan.

  1. Keterlibatan Pejabat Daerah

Dalam rangkaian OTT ini, KPK juga menangkap 11 orang lainnya, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

Penangkapan di Bulan Ramadan

Fadia diciduk tim satuan tugas KPK di wilayah Semarang bersama ajudan dan orang kepercayaannya.

Baca Juga: Dulu Kakaknya Terjerat Korupsi Al Quran, Kini Bupati Pekalongan Malah kena OTT di Bulan Puasa

Penangkapan yang dilakukan di tengah bulan suci Ramadan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus korupsi terkait penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan barang dan jasa.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#fadia arafiq diciduk kpk #modus korupsi #bupati pekalongan #Fadia Arafiq #bupati pekalongan ditangkap kpk #Korupsi