Radar Jember – Teka-teki di balik aksi nekat pengemudi mobil yang melawan arus di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, mulai menemui titik terang.
Meski hasil tes urine menunjukkan sang pengemudi berinisial HAF bersih dari pengaruh zat terlarang, polisi justru menemukan bukti mencurigakan lain di dalam kabin kendaraan pelaku yang kini menjadi fokus penyelidikan baru.
HAF sebelumnya menjadi buah bibir di media sosial setelah terekam kamera warga melakukan manuver berbahaya dan mengabaikan instruksi petugas di tengah padatnya lalu lintas.
Hasil Tes Urine Negatif
Spekulasi mengenai kondisi kejiwaan atau pengaruh obat-obatan saat kejadian akhirnya terjawab.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, memastikan bahwa pelaku dalam kondisi sadar saat melakukan aksi ugal-ugalan tersebut.
"Pengemudi dinyatakan negatif narkoba," tegas Komarudin.
Temuan Mengejutkan: 4 Pasang Pelat Nomor Berbeda
Meski dinyatakan negatif narkoba, HAF tidak lantas lepas dari jeratan hukum.
Polisi menemukan indikasi tindak pidana lain setelah menggeledah isi mobil pelaku.
Di dalam kendaraan tersebut, ditemukan tumpukan pelat nomor cadangan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.
"Meski hasil tes urine menunjukkan negatif, polisi menemukan fakta lain yang kini menjadi fokus penyelidikan. Di dalam mobil pelaku ditemukan empat pasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dengan nomor yang berbeda-beda dan tidak sesuai ketentuan," jelas Komarudin.
Lebih lanjut, Komarudin menambahkan bahwa pelat nomor tersebut mencakup beberapa kode wilayah yang berbeda.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik kepemilikan banyak identitas kendaraan tersebut dan mencari tahu pelat mana yang sebenarnya asli.
Ancaman Sanksi Tegas
Aksi HAF yang menimbulkan keresahan dan membahayakan keselamatan publik dipastikan akan diproses secara hukum.
Polisi berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran lalu lintas, terutama yang disertai dengan indikasi pemalsuan dokumen atau identitas kendaraan.
Editor : Imron Hidayatullahh