Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Siapkan Teropong Anda! Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Cek Jadwal Lengkap dan Fase Terjadinya di Indonesia

M. Ainul Budi • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:59 WIB

Ilustrasi - Bulan tampak berwarna merah darah saat terjadinya fenomena gerhana bulan total di langit Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (28/7). Gerhana bulan total tahun ini merupakan fenomena langka karena terjadi selama 1 jam 43 menit atau merupakan gerhana t
Ilustrasi - Bulan tampak berwarna merah darah saat terjadinya fenomena gerhana bulan total di langit Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (28/7). Gerhana bulan total tahun ini merupakan fenomena langka karena terjadi selama 1 jam 43 menit atau merupakan gerhana t

RADAR JEMBER - Fenomena alam yang menakjubkan akan kembali menghiasi langit Indonesia. Pada tanggal 3 Maret 2026, fenomena Gerhana Bulan Total diprediksi akan menyapa wilayah tanah air.

Peristiwa astronomi ini menjadi momen yang sangat dinantikan, baik oleh para pengamat bintang maupun masyarakat umum, karena keindahan fase "Blood Moon" yang dihasilkan.

Agar tidak melewatkan momen langka ini, berikut adalah panduan jadwal lengkap dan fase-fase gerhana yang akan terjadi di wilayah Indonesia:

Jadwal dan Fase Gerhana Bulan Total

Berdasarkan data astronomi, gerhana akan berlangsung melalui beberapa tahapan penting (dalam Waktu Indonesia Barat/WIB):

Fase Gerhana Penumbra Mulai: Awal mula Bulan memasuki bayangan samar Bumi.

Fase Gerhana Sebagian Mulai: Bulan mulai tampak terpotong oleh bayangan inti Bumi.

Fase Gerhana Total Mulai: Seluruh piringan Bulan masuk ke bayangan inti (Umbra), di mana Bulan akan mulai berubah warna menjadi kemerahan.

Puncak Gerhana: Momen di mana Bulan berada tepat di tengah bayangan Umbra.

Fase Gerhana Total Berakhir: Bulan mulai keluar dari bayangan inti.

Fase Gerhana Penumbra Berakhir: Seluruh rangkaian fenomena gerhana selesai.

Baca Juga: Gerhana Matahari Tanduk Setan: Kapan dan di Mana Bisa Melihatnya?

Dapat Diamati dari Mana Saja?

Kabar baiknya, Gerhana Bulan Total ini diprediksi dapat diamati dari hampir seluruh wilayah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, dengan catatan kondisi cuaca di lokasi pengamatan cerah dan tidak tertutup awan mendung.

Mengapa Terjadi Warna Merah (Blood Moon)?

Selama fase totalitas, Bulan tidak hilang sepenuhnya namun akan tampak berwarna merah gelap. Hal ini terjadi karena atmosfer Bumi membiaskan cahaya matahari dan hanya menyisakan spektrum warna merah untuk dipantulkan ke permukaan Bulan.

Inilah yang membuat fenomena ini sering dijuluki sebagai Blood Moon.

Editor : M. Ainul Budi
#Astronomi #jadwal lengkap #Fase #gerhana bulan #blood moon