Radar Jember - Memiliki gerai ritel sendiri kini bukan lagi sekadar impian.
Dua raksasa minimarket Indonesia, Indomaret dan Alfamart, membuka peluang kemitraan bagi masyarakat melalui skema waralaba (franchise).
Bisnis ini dianggap sebagai instrumen pendapatan yang stabil karena menjual kebutuhan pokok harian. Namun, berapa modal yang sebenarnya harus disiapkan?
Simak perincian lengkapnya berikut ini:
1. Membuka Gerai Indomaret
Indomaret telah membuka pola kemitraan sejak tahun 1997 di bawah naungan Salim Group. Untuk bergabung, berikut adalah ketentuannya:
Baca Juga: Skema Baru Ramadan 2026: Guru PPPK dan Siswa Hadapi Perubahan Jadwal Belajar serta Libur Sekolah
Syarat Utama:
Warga Negara Indonesia (WNI).
Lokasi usaha di area komersial dengan luas ideal 120-200 meter persegi.
Memiliki dokumen perizinan lengkap (IMB/PBG, NPWP, PKP, NIB, dan STPW).
Memiliki jiwa entrepreneur dan fokus pada sistem operasional toko.
Estimasi Modal Investasi:
Total modal yang dibutuhkan untuk membuka satu gerai Indomaret diperkirakan mencapai Rp494 juta. Angka ini mencakup:
- Franchise Fee (5 tahun): Rp36 juta.
- Persiapan & Promosi: Rp9,5 juta.
- Renovasi & Listrik: Rp221,5 juta (estimasi).
- Peralatan Toko (Elektronik & Non-Elektronik): Rp227 juta.
- Catatan: Biaya ini dapat berubah tergantung kondisi bangunan dan tipe toko yang dipilih.
Baca Juga: PNS Wajib Tahu! Begini Sistem Penilaian Baru untuk Naik Gaji, Promosi, hingga Mutasi
2. Membuka Gerai Alfamart
Alfamart menawarkan tiga skema kerja sama, yakni Gerai Baru, Gerai Konversi, dan Gerai Take Over.
Untuk gerai baru, modal ditentukan berdasarkan tipe rak yang digunakan.
Syarat Utama:
WNI dengan Badan Usaha (CV, PT, Koperasi, atau Yayasan).
Luas area penjualan minimal 100 meter persegi (total lahan sekitar 150-250 meter persegi).
Bersedia mengikuti sistem dan prosedur resmi Alfamart.
Estimasi Modal Berdasarkan Tipe Gerai:
- Tipe 9 Rak (30 meter persegi): Rp300 juta.
- Tipe 18 Rak (60 meter persegi): Rp350 juta.
- Tipe 36 Rak (80 meter persegi): Rp450 juta.
- Tipe 45 Rak (100 meter persegi): Rp500 juta.
Modal tersebut sudah meliputi franchise fee Rp45 juta untuk 5 tahun, instalasi listrik, peralatan gerai, AC, sistem informasi, hingga perizinan.
Langkah-Langkah Memulai Kerja Sama
Secara umum, kedua ritel ini menerapkan tahapan yang serupa:
Presentasi Pertama: Penjelasan mekanisme kerja sama dan sistem operasional.
Survei Kelayakan: Tim perusahaan akan meninjau lokasi usaha Anda.
Presentasi Kedua & MoU: Pemaparan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan penandatanganan kesepakatan.
Pembukaan Toko: Proses renovasi, pelatihan karyawan, hingga seremonial pembukaan toko.
Editor : Imron Hidayatullahh