RADAR JEMBER - Pemeriksaan internal terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro menjadi sorotan publik menyusul pengungkapan kasus peredaran sabu yang melibatkan oknum di jajarannya.
Sebagai pimpinan tertinggi di Polres Bima, profil dan rekam jejaknya kini tengah dievaluasi oleh Bidang Propam Polda NTB.
Rekam Jejak Karir
AKBP Didik Putra Kuncoro merupakan perwira menengah (Pamen) Polri yang memiliki pengalaman di berbagai posisi strategis sebelum menjabat di Bima.
Beberapa poin penting dalam karirnya meliputi:
Jabatan Saat Ini: Kapolres Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Latar Belakang: Dikenal sebagai perwira yang pernah menduduki posisi di Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB sebelum dipromosikan sebagai Kapolres.
Masa Jabatan: Ia resmi menjabat sebagai Kapolres Bima menggantikan pendahulunya untuk memperkuat keamanan di wilayah hukum Kabupaten Bima.
Konteks Pemeriksaan
Pemeriksaan terhadap AKBP Didik merupakan bagian dari prosedur pengawasan melekat (Waskat). Berikut adalah fakta-fakta di balik pemeriksaan tersebut:
Kasus Kasat Narkoba: Pemeriksaan dipicu oleh penangkapan mantan Kasat Narkoba Polres Bima yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu.
Baca Juga: SKANDAL Besar Kapolres Bima dengan Narkoba, Ini Kronologi Perkaranya
Tanggung Jawab Komando: Sebagai atasan langsung, AKBP Didik diperiksa untuk mendalami apakah ada unsur pembiaran atau kelemahan dalam sistem pengawasan internal terhadap personelnya.
Komitmen Institusi: Langkah ini diambil untuk menjaga kredibilitas Polri dan memastikan bahwa penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba dilakukan secara total, termasuk di dalam struktur organisasi sendiri.
Editor : M. Ainul Budi