Radar Jember - Publik media sosial (medsos) tengah dibuat takjub dengan kejujuran seorang pelaku kepada korban yang mobilnya tergores.
Bukan pergi dan menghilang tanpa rasa bersalah, seorang ibu yang juga pelaku dalam insiden itu justru menunjukkan arti tanggung jawab atas kelakuan anaknya.
Dalam unggahan Instagram @folkative, Minggu (8/2/2026), insiden mobil yang tergores itu diduga terjadi pada sebuah mal.
"Wanita ini berbagi kisah tentang insiden yang melibatkan anaknya yang secara tidak sengaja menggores mobil orang lain," demikian tertulis pada postingan tersebut.
Terlihat secarik kertas yang ditempelkan oleh seorang ibu, demi mengakui anaknya secara tidak sengaja menggores mobil tersebut.
"Bapak/Ibu, maaf ya, anak saya tadi buka pintu terlalu kencang jadi kena mobil bapak pada bagian kiri depan, saya sertakan WA saya, terima kasih," tulis sang ibu pada secarik kertas itu.
Dalam postingan itu, disebutkan sang ibu sempat menunggu pemilik mobil itu, tetapi tak kunjung datang.
"Pada akhirnya, dia memutuskan untuk meninggalkan catatan permintaan maaf bersama dengan nomor Whatsapp-nya," tuturnya.
Tak disangka, pada malam harinya, sang pemilik mobil menghubungi nomor kontak sang ibu.
Pengakuan yang Dinilai Jarang Terjadi
Dalam unggahan yang sama, tampak sebuah chat yang memperlihatkan interaksi antara korban dan pelaku, yang menarik perhatian warganet.
Pada percakapan itu, korban yang mobilnya tergores itu mengungkapkan dirinya telah memaklumi insiden tersebut.
"Terima kasih sebelumnya karena sudah menjelaskan kejadian tadi siang," ungkap sang korban.
"Saya rasa hal demikian sudah sering terjadi di jalan, tapi yang teramat sangat jarang, adalah pengakuan dari rasa bersalah yang telah terjadi," jelasnya.
Dengan demikian, sang korban merasa tidak merasa ada masalah atas insiden tersebut.
Korban: Ternyata Pelakunya Lucu
Pada balasan chat tersebut, ibu sekaligus sang pelaku insiden itu memperlihatkan anaknya saat membuka pintu mobil.
"Saya sertakan fotonya, selama ini saya pegangin pintunya, tapi tadi bocilnya buka terlalu lebar," tulis pelaku.
"Terima kasih atas kebaikan hatinya, semoga bapak sehat selalu," tambahnya.
Sang korban lantas membalas pernyataan itu dengan menuturkan penilainya atas pelaku insiden itu.
"Ternyata lucu pelakunya, doa dan harapan yang sama tentunya untuk Bapak/Ibu," tandasnya.
Berakhir Saling Save Kontak
Hal yang tak kalah menarik perhatian, insiden yang terjadi justru berakhir dengan damai hingga akhirnya pelaku dan korban pun saling menyimpan kontak mereka.
"Hikmahnya, mungkin kita dipertemukan oleh Yang Mahakuasa untuk tujuan hal yang lebih baik ke depannya," tutur sang korban.
"Izinkan saya menyimpan kontak Bapak/Ibu jika diperbolehkan," tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti ihwal tempat kejadian dalam insiden tersebut.
Kendati demikian, sampai dengan Minggu (8/2/2026), pukul 13.00 WIB, postingan itu telah disukai oleh 503,3 ribu pengguna Instagram.
Editor : Imron Hidayatullahh