Radar Jember - Beredar di media sosial warga di Kwarasan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, menemukan sejumlah plastik berisi pakaian bekas.
Plastik-plastik tersebut berisi baju dan diklaim masih layak pakai, tertulis dalam secarik kertas yang ditinggalkan.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @pantaujogjakarta, tujuh kantong plastik itu ditemukan tepat di atas jembatan Sungai Oya Kwarasan pada Selasa malam (3/2/2026).
Berisi Pesan Boleh Diambil untuk Warga yang Membutuhkan Pakaian
Kantong plastik yang berjajar di jembatan tersebut awalnya dikira warga sebagai sampah yang dibuang sembarangan.
Namun, setelah didekati terungkap berisi baju yang masih layak, sesuai dengan pesan di kertasnya.
“Tulisannya ‘Boleh diambil, baju pantas pakai. Matur suwun’ nggak tahu yang buang siapa,” ujar perekam video.
“Silakan siapa yang mungkin membutuhkan atau bisa menyalurkan. Sayang aja ini di pinggir jalan,” lanjutnya.
Tuai Kontra Warganet
Unggahan yang sudah diputar lebih dari 130 ribu kali penayangan itu lantas ramai dengan diskusi warganet mengenai cara decluttering atau menyortir baju yang sudah tidak dipakai lagi.
Warganet menganggap cara tersebut tidak sopan dan lebih baik didonasikan.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Menurutku tetap nggak sopan, pakaian bekas termasuk limbah. Enak aja dibuang gitu aja dan lepas tanggung jawab,” tulis akun @pse******f.
“Ditawarkan baik-baik pasti banyak juga yang mau, kalau kayak gini juga orang takut buat ngambil,” tulis akun @lav*****8.
“Niatnya baik tapi juga salah, nanti yang bajunya nggak kepake melakukan hal yang sama kayak video ini,” tulis akun @lind******y.
Editor : Imron Hidayatullahh