RADAR JEMBER - Gelombang pengunduran diri terjadi di jajaran pimpinan otoritas keuangan dan pasar modal Indonesia.
Dalam satu hari, tercatat lima pejabat tinggi resmi melepas jabatannya, terdiri dari satu petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rangkaian pengunduran diri tersebut diawali oleh Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, yang menyatakan mundur pada Jumat pagi, 30 Januari 2026.
Tidak lama berselang, sejumlah pejabat OJK turut mengambil langkah serupa, mulai dari Mahendra Siregar hingga Inarno Djajadi.
Terbaru, OJK kembali mengumumkan bahwa Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Mirza Adityaswara, juga telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.
Dengan demikian, berikut lima pejabat BEI dan OJK yang secara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026:
1. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman
2. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar
3. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK), Inarno Djajadi
4. Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK), I.B. Aditya Jayaantara
5. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara.
Editor : M. Ainul Budi