Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE! Insiden 23 Marinir yang Dilaporkan Jadi Korban Longsor Cisarua: 4 Jenazah Ditemukan, Terjadi saat Latihan

Imron Hidayatullahh • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:58 WIB
Menyoroti insiden puluhan marinir menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Instagram.com/@jurnalmiliter)
Menyoroti insiden puluhan marinir menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Instagram.com/@jurnalmiliter)

Radar Jember - Sebanyak 23 anggota infanteri angkatan laut atau marinir TNI Angkatan Laut dilaporkan menjadi korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sebelumnya diketahui, peristiwa longsor melanda kawasan Cisarua pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam unggahan Instagram @jabodetabek24info, pada Selasa (27/1/2026), 19 orang di antaranya merupakan prajurit Batalyon Infanteri 9 Marinir atau Beruang Hitam TNI Angkatan Laut di Lampung.

"Sebanyak 23 marinir di Lampung menjadi korban longsor di Bandung Barat, baru 4 orang yang ditemukan," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.

Lantas, bagaimana kondisi terkini para anggota TNI Angkatan Laut dalam insiden tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya.

23 Marinir Dilaporkan Tertimbun

Secara terpisah, KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun longsor di Cisarua, Bandung Barat.

Ali lantas membenarkan, sejumlah anggota TNI lainnya juga terdampak dari peristiwa longsor Cisarua.

"Saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat, di Desa Soreang," kata Ali kepada awak media di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (26/1/2026).

"Memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor," tambahnya.

4 Jenazah Marinir Ditemukan

Dalam kesempatan yang sama, Ali mengatakan ada 4 orang anggota Marinir yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ali mengatakan, hingga kini proses pencarian masih berlangsung.

"Saat ini sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lainnya belum ditemukan," terangnya.

Kegiatan Latihan Pratugas di Cisarua

Ali menuturkan, sebanyak 23 anggota Marinir menjadi korban longsor di Cisarua.

Selain itu, ia mengatakan para prajurit tersebut berada di Cisarua untuk latihan pratugas.

"Karena mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk dikirim melaksanakan pengamanan perbatasan RI-PNG (Papua Nugini)," tutur Ali.

"Memang dilaksanakan latihan di sana," tambahnya.

Proses Evakuasi Masih Berlangsung

Ali memastikan, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.

"Sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lainnya belum ditemukan, masih diadakan upaya pencarian terus," ujarnya.

Ali kemudian menyebutkan, alat berat belum dapat memasuki kawasan bencana longsor.

Hal tersebut disebabkan kendala cuaca dan akses menuju lokasi bencana di Cisarua, Bandung Barat.

"Alat berat memang belum bisa masuk, karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil," jelas Ali.

"Tapi ini akan kita laksanakan pencarian dengan teknologi dengan drone dan thermal dan anjing pelacak," tandasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#longsor cisarua #marinir #bandung barat #anggota tni