Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dusun yang Hilang, Lhok Pungki di Aceh Utara yang Masih Kesulitan Akses Jalan dan Bantuan

Imron Hidayatullahh • Minggu, 18 Januari 2026 | 13:58 WIB
Warga di Aceh Utara ungkap cerita soal aliran sungai baru pascabanjir. (Instagram/dr_brewok)
Warga di Aceh Utara ungkap cerita soal aliran sungai baru pascabanjir. (Instagram/dr_brewok)

Radar Jember - Sejumlah daerah di Aceh masih membutuhkan bantuan usai banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025.

Salah satunya seperti Lhok Pungki, salah satu dusun pedalaman di Aceh Utara.

Hampir dua bulan pascabanjir menerjang, kondisi di Lhok Pungki saat ini dibagikan oleh dokter sekaligus relawan, Rinal Dhuri, dalam unggahannya di Instagram.

Sungai Baru Pascabanjir

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @dr_brewok pada Sabtu (17/1/2026), seorang warga menceritakan tentang daerah permukiman yang kini berubah menjadi sungai.

“Ini sebelumnya bukan sungai, sebelah ini rumah, di sana juga rumah. Ini sungai baru, yang lama jauh dari kita duduk, sekitar 700 meter,” ucap warga tersebut.

“Yang tersisa masjid ini, kuasa Allah, Masjid Khatijah,” imbuhnya.

Selain permukiman warga yang berubah menjadi sungai baru, tampak batuan besar juga memenuhi area di sekitarnya.

Akses yang Masih Sukar Dijangkau

Dokter Rinal lantas membeberkan bahwa akses menuju desa Lhok Pungki masih sulit untuk dilalui.

“Ini kampung terujung, bukan di Aceh Tamiang, bukan Aceh Tengah, ini Aceh Utara. Saya sama tim jalan pakai motor melewati gunung, ternyata masih ada tempat yang cukup parah,” kata dokter Rinal.

Ia kemudian menunjukkan batang kayu berukuran besar yang terbawa saat banjir bandang dan tanah longsor terjadi.

“Ini pohon sebesar ini, bisa turun dari bukit. Apakah karena air? Apa karena ulah tangan manusia? Atau bisa jalan ke sini tanpa banjir?” lanjutnya.

Sulitnya akses jalan ke Lhok Pungki juga sempat dibagikan oleh unggahan Kementerian Kesehatan ketika mengirim tim medis.

Akses menuju Lhok Pungki melewati jalan berlumpur yang licin menggunakan motor dan disambung dengan rakit.

Getek seadanya hanya bisa beroperasi ketika arus air sedang tenang, tapi ketika cukup deras harus menunggu beberapa waktu.

Lhok Pungki, Dusun Pedalaman yang Hilang

Dusun Lhok Pungki, Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, hilang saat banjir menerjang daerah tersebut.

Ada sekitar 489 jiwa di Dusun Lhok Pungki yang terdampak banjir.

Sebagai tambahan informasi, Lhok Pungki sudah tergenang banjir sejak 22 November 2025 atau seminggu sebelum banjir besar disertai tanah longsor menghantam wilayah Aceh lainnya.

Sementara itu, Kabupaten Aceh Utara mendapat bantuan 711 unit huntara dibangun di lima kecamatan pada pembangunan tahap pertama.

Perincian pembangunan 711 unit huntara tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Baktiya 215 unit, Baktiya Barat 5 unit, Dewantara 115 unit, Sawang 241 unit, dan Seunuddon 135 unit.

Secara keseluruhan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat per 15 Januari 2026, dari 27 kecamatan terdampak di Kabupaten Aceh Utara, telah diproses pembangunan huntara sebanyak 4.404 unit dan penyaluran DTH kepada 4.840 Kepala Keluarga (KK).

Sementara, rencana pembangunan hunian tetap (huntap) insitu sebanyak 4.569 unit dan huntap relokasi sebanyak 635 unit.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Lhok Pungki #bencana aceh sumbar sumut #banjir bandang aceh #aceh utara