Radar Jember - Influencer, Sherly Annavita, menyoroti video viral tentang sejumlah warga di Maluku Utara (Malut) yang menyeberangi derasnya arus sungai dengan peralatan yang terbatas.
Diketahui, peristiwa itu terjadi di Desa Salube, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara.
Dalam cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @sherlyannavita pada Rabu (14/1/2026), terlihat warga Malut tersebut bergotong royong untuk menyeberangkan jenazah melintasi sungai, tanpa adanya jembatan yang memadai.
"Bahkan jembatan pun tidak ada," tulis Sherly dalam unggahannya.
Terlihat, sejumlah warga Malut itu hanya menggunakan tali tambang sebagai penopang mereka dalam menghadapi derasnya arus sungai.
Sherly Annavita: Daerah yang Kaya namun Akses Terbatas
Ketiadaan jembatan penyeberangan memaksa warga Desa Salube di Halmahera Utara bergotong royong menyeberangkan jenazah di tengah derasnya arus sungai yang sedang dilanda banjir pada Senin (12/1/2026).
Perihal itu, Sherly menuturkan, daerah Halmahera, Malut sebenarnya kaya akan nikel dan pertambangan.
Peristiwa viral itu dinilai telah menggambarkan keterbatasan akses dasar yang masih dihadapi masyarakat setempat.
Terlebih, warga berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat membangun setidaknya jembatan gantung demi menunjang akses penyeberangan dan keselamatan masyarakat.
"Padahal Halmahera, Maluku Utara, begitu kaya akan nikel dan tambang lainnya," terangnya.
Aktivis kemanusiaan itu lantas mempertanyakan nihilnya akses jembatan di wilayah setempat.
"Kemanakah sebetulnya larinya uang tambang dari negeri kita?" ungkap Sherly.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat ihwal peristiwa tersebut.
Meski demikian, unggahan Sherly itu hingga Rabu (14/1/2026), pukul 14.30 WIB, telah disukai oleh 11,4 ribu pengguna Instagram.
Editor : Imron Hidayatullahh