Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cerita Relawan soal Kondisi Takengon, Material Batu Menumpuk hingga Akses Jalan Berlumpur Tebal: Aceh Belum Pulih!

Imron Hidayatullahh • Minggu, 11 Januari 2026 | 16:34 WIB
Masih banyak material batu bekas banjir di sejumlah wilayah di Takengon, Aceh Tengah. (Instagram/faza.fauzan_)
Masih banyak material batu bekas banjir di sejumlah wilayah di Takengon, Aceh Tengah. (Instagram/faza.fauzan_)

Radar Jember - Daerah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh yang terjadi pada akhir November 2025 lalu masih membutuhkan uluran tangan.

Meski lebih dari sebulan berlalu, sisa-sisa banjir seperti endapan lumpur, kayu, batu, dan lainnya masih menutupi daerah yang diterjangnya kala itu.

Salah satunya Takengon di Aceh Tengah yang sebagian wilayahnya masih penuh dengan material batu yang terbawa banjir.

Batu dan Tanah Menumpuk di Takengon

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram relawan @faza.fauzan_, terlihat kondisi Desa Kala Segi yang rusak parah karena dihantam banjir serta tanah longsor.

“Di Desa ini terjadi longsor besar, longsor itu menghancurkan hampir seluruh bangunan yang ada di desa ini,” ujar pemilik video, dikutip pada Minggu (11/1/2026).

Ia lantas menyebut bahwa di desa tersebut, banyak material batu yang berasal dari longsoran bukit.

“Ini adalah batu-batu, jadi kalau di Tamiang itu dia banyakan lumpur, di daerah sini kebanyakan batu-batu besar dari atas sana,” tambahnya.

Longsor Hantam Rumah di Bawah Bukit

Video tersebut juga menunjukkan rumah-rumah warga yang tak lagi tersisa.

Dalam area yang awalnya pemukiman warga itu, hanya satu rumah yang masih berdiri dan sekitarnya sudah rata dengan tanah.

“Ini sampai ke bawah sana, semua rumah-rumah yang ada di desa ini hancur karena terbawa longsor yang turun dari bukit di atas,” imbuhnya.

“Ini keadaan Aceh Tengah yang katanya sudah baik-baik saja. Aceh belum pulih, masih mengkhawatirkan. Longsor masih terus terjadi setiap hari, banjir-banjir susulan masih terus berdatangan, maka jangan lelah untuk berhenti menyuarakan aceh karena keadaannya masih sangat mengkhawatirkan,” terangnya.

Akses Jalan yang Masih Sulit

Berada di area dataran tinggi, akses jalan ke Desa Kala Segi di Aceh Tengah pun sempat mengalami kendala.

Dalam video lain, terlihat jalanan berlumpur dan licin masih menjadi medan perjuangan para relawan dan warga untuk melansir bantuan.

“Kemarin hujan, jadi bekas longsoran sebagian turun lagi, jalannya jadi lengket dan becek. Jadi, harus dibersihkan dulu dengan alat berat,” ucap Faza, mengutip dari video yang diunggahnya pada Jumat (9/1/2026).

“Memang ini keadaan sehari-hari yang terjadi di Takengon, di mana menurut BNPB masih ada ratusan titik longsor yang setiap hari bertambah,” sambungnya.

Oleh karena itu, tak sedikit mobil terjebak dan harus ditarik untuk bisa keluar dari jalan tersebut.

Menurutnya, meski jalanan bekas longsor sudah dibersihkan, keadaan akan kembali seperti sebelumnya ketika hujan turun.

“Ini pemandangan sehari-hari di Takengon, hampir semua punggungan gunung mengalami longsor,” tukasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#aceh tengah #takengon #banjir bandang Aceh Sumbar Sumut #pascabanjir sumatera