Radar Jember - Komika Pandji Pragiwaksono tengah menjadi perbincangan hangat setelah candaannya yang menyinggung sejumlah tokoh publik di Tanah Air.
Pandji yang tampil dalam show stand up comedy bertajuk "Mens Rea" itu bahkan kini menjadi yang terpopuler dalam platform Netflix, sejak tayang pada 27 Desember 2025 lalu.
Mulai dari Wapres Gibran Rakabuming Raka, Ahmad Syahroni, hingga Raffi Ahmad, menjadi sejumlah tokoh yang turut disindir Pandji dalam acara berdurasi lebih dari dua jam tersebut.
Tak ketinggalan, kinerja kepolisian juga menjadi sorotan komika kelahiran 18 Juni 1979 ini.
Terkait hal itu, kini candaan Pandji itu disebut-sebut mengandung unsur pidana terkait pasal penghinaan pejabat negara dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.
Kendati demikian, menurut eks Menko Polhukam, Mahfud MD, pernyataan Pandji tergolong aman dan tidak bisa dikenakan hukum sesuai KUHP baru.
“Kalau itu dianggap menghina, khusus untuk kasus Pandji Pragiwaksono ini, tidak bisa dihukum," kata Mahfud dalam siniar YouTube Mahfud MD Official, pada Rabu (7/1/2026).
"Karena ketentuan ini dimuat di dalam KUHP baru yang berlaku sejak tanggal 2 (Januari, Red), dia mengatakan bulan Desember,” sambungnya.
Pakar hukum tata negara itu bahkan memastikan, dirinya siap membela Pandji apabila sewaktu-waktu sang komika terjerat masalah hukum.
“Tidak akan dihukum Mas Panji, tenang, nanti saya yang bela,” tegas Mahfud.
Terkait adanya pasal-pasal dalam KUHP baru yang mengancam kebebasan berekspresi, Mahfud setuju agar dilakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Memang ke depannya itu, makanya saya setuju dibawa ke judicial review, iya dibawa aja,” tandasnya.
Berkaca dari hal itu, sebelumnya, terdapat materi stand up comedy yang dibawakan Pandji dengan turut me-roasting Wapres Gibran.
Saat Pandji Roasting Ekspresi Wapres Gibran
Dalam show "Mens Rea" pada 27 Desember 2025 itu, Pandji dengan lantang membahas soal Wapres Gibran.
Komika itu tampak me-roasting ekspresi dari Gibran yang dinilai seperti orang yang selalu mengantuk.
"Ada yang milih pemimpin berdasarkan tampang, banyak. Ganjar, ganteng ya. Anies, manis ya," kata Pandji.
Konten dari Pandji lantas menuai pro kontra karena dianggap tak hanya me-roasting wakil presiden, namun sudah sampai menyentil fisik dari sang Wapres RI itu.
"Atau Wakil Presidennya, Gibran, ngantuk ya. Salah nada, salah nada, maaf, Gibran ngantuk ya? Nah gitu nadanya," imbuhnya.
"Gibran ngantuk, ya? Kayak orang ngantuk dia," ucap Pandji dalam penampilannya, disambut tawa penonton.
Editor : Imron Hidayatullahh