Radar Jember - Berseliweran video di media sosial tentang anak-anak korban banjir bandang dan longsor Aceh yang menarik perhatian warganet.
Seperti ketika anak-anak tersebut tetap sopan dan mengucapkan terima kasih ketika mendapat bantuan dari relawan.
Kini, di media sosial beredar momen relawan yang dipaksa untuk makan bersama dengan mereka.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @bangmanaaa pada Minggu (21/12/2025), tampak sejumlah anak yang sedang bermain di posko yang berada di Tampur Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.
“Gue sebenernya capek karena ke sini tuh butuh waktu 4 jam jalur air. Mereka lebih pantas ngeluh capek ketimbang gue,” tulis keterangan dalam akun tersebut.
Anak-anak di video itu tampak membawa sebungkus roti dan perekam video beberapa kali diajak untuk memakannya bersama.
“Makanlah Om, Om makan. Kita makan bersama ayok, dikit aja,” ujar salah satu anak sambil menawarkan roti yang dipegangnya.
“Om sudah tadi, Om sudah makan. Om sudah kenyang, terima kasih sudah berbagi,” jawab relawan sekaligus perekam video.
Menuai Simpati dan Pujian Warganet
Video itu juga menunjukkan anak-anak saling menegur ketika salah satu dari mereka membuang sampah sembarangan.
Tak lama, ada seorang anak lainnya yang memungut dan membuangnya ke tempat sampah.
Momen hangat yang terekam dalam video berdurasi kurang lebih 1 menit itu membuat warganet ramai memuji sikap anak-anak tersebut.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “‘Kita makan bersama om,’ padahal mereka juga laper tapi masih nawarin, Masyaallah anak baik,” tulis akun @novi********
“Mereka selalu ingat untuk selalu berbagi,” tulis akun @ine*********
“Anak-anak itu sempat bilang ‘Makannya kita bagi ya Om,’” tulis akun @mank*******
Korban Banjir dan Longsor Aceh
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat per Sabtu (20/12/2025), korban jiwa banjir Sumatera ini berjumlah 1.090 orang meninggal dunia.
Jumlah tersebut berasal dari total 472 orang meninggal di Aceh, 370 di Sumatera Utara, dan 248 orang meninggal dunia di Sumatera Barat.
Data korban yang masih dalam pencarian sebanyak 186 orang dan saat ini di 3 provinsi ada 510.528 pengungsi.
Sementara di Aceh Timur, menurut BPBD, ada 17.120 rumah rusak dengan perincian 7.402 unit rusak berat, 4.741 unit rusak sedang, dan 6.977 unit rusak ringan.
Sementara, jumlah pengungsi sebanyak 20.612 jiwa dari
6.423 keluarga, yang tercatat mengungsi di 50 titik pengungsian.
Editor : Imron Hidayatullahh