Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BNPB Ungkap 990 Korban Tewas Banjir Sumatera, Ratusan Masih Hilang dan Operasi Pencarian Dikebut

Imron Hidayatullahh • Jumat, 12 Desember 2025 | 20:42 WIB
UPDATE: BNPB mengungkap korban jiwa dalam bencana di Sumatera bertambah menjadi 990 jiwa hingga Kamis (11/12/2025).
UPDATE: BNPB mengungkap korban jiwa dalam bencana di Sumatera bertambah menjadi 990 jiwa hingga Kamis (11/12/2025).

Radar Jember – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data penanganan darurat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga Kamis (11/12/2025), total korban meninggal dunia kini kembali meningkat, mencapai 990 jiwa.

Pembaruan itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam konferensi pers daring melalui kanal YouTube BNPB.

Ia menyebut tim gabungan menemukan sejumlah jenazah tambahan dalam operasi pencarian terbaru.

"Ditemukan hari ini sebanyak 21 jasad. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Sehingga jumlah total korban menjadi 990 jiwa pada hari ini, Kamis, 11 Desember 2025," ujar Abdul Muhari, kemarin (11/12/2025).

Penemuan Korban di Tiga Provinsi

Abdul Muhari menjelaskan bahwa penambahan tersebut tersebar di tiga provinsi terdampak.

Aceh menjadi wilayah dengan temuan korban terbanyak, terutama di Kabupaten Aceh Utara.

"Penambahan penemuan jasad korban yang paling banyak itu di Aceh, sebanyak 16 jiwa. Kemudian di Sumatera Utara bertambah 3 jasad yang ditemukan di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga. Sementara di Sumatera Barat ditemukan 2 jenazah yang saat ini masih dalam proses identifikasi," jelasnya.

Dengan begitu data terbaru jumlah korban meninggal yakni 407 jiwa di Aceh, 343 jiwa di Sumatera Utara, 240 jiwa Sumatera Barat.

Korban Hilang dan Pengungsi

Dengan bertambahnya korban yang ditemukan, jumlah warga yang masih dinyatakan hilang turun menjadi 222 orang, seiring proses identifikasi dan evakuasi yang terus berjalan.

Jumlah pengungsi juga mengalami penurunan, meski masih berada pada angka yang sangat besar.

Total pengungsi di tiga provinsi kini tercatat 884.889 jiwa, turun sekitar 9.600 jiwa dari hari sebelumnya.

Penurunan terbesar terjadi di Aceh Utara, seiring mulai surutnya banjir di sejumlah titik.

Prioritas Pencarian dan Penanganan

BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih menjadi fokus utama mengingat ratusan warga belum ditemukan.

Di sisi lain, pemerintah daerah seperti Sumatera Utara memutuskan memperpanjang status tanggap darurat untuk memperlancar proses evakuasi dan distribusi logistik.

Kerusakan infrastruktur turut menjadi perhatian besar.

Lebih dari 157.000 rumah dilaporkan rusak, disertai ribuan fasilitas umum—mulai dari sekolah, jembatan, hingga tempat ibadah—yang terdampak parah dalam bencana hidrometeorologi basah terbesar menjelang akhir 2025 ini.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Korban Jiwa Banjir Sumatera #longsor sumbar #bencana aceh sumbar sumut #bnpb #banjir bandang Aceh Sumbar Sumut