Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kemensos Gelar Rapat Strategis: Perbaikan Data Bansos Diprioritaskan, Penerima PKH dan BPNT Diminta Aktif Berpartisipasi

Redaksi Radar Jember • Rabu, 3 Desember 2025 | 02:35 WIB
Ilustrasi penerima Bansos PKH yang kartu rekeningnya dibekukan usai terjerat judi online ( ilustrasi AI)
Ilustrasi penerima Bansos PKH yang kartu rekeningnya dibekukan usai terjerat judi online ( ilustrasi AI)

RADAR JEMBER – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyiapkan langkah besar untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran. Dalam rapat terbaru, Kemensos menegaskan pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan, terutama untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Rapat tersebut menyoroti masalah klasik yang masih sering terjadi di masyarakat, yaitu penerima bansos yang tidak tepat sasaran. Banyak warga mengeluhkan bahwa masyarakat yang tergolong mampu masih menerima bantuan, sementara yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan haknya.

Kemensos menyebut proses pemutakhiran data ini sebagai “jihad pertama” bagi pilar-pilar sosial di daerah untuk memperbaiki distribusi bantuan.

Akurasi Data Menjadi Prioritas

Mengutip penyampaian dalam kanal YouTube KLIK BANSOS, Kemensos menekankan bahwa keakuratan data berdasarkan pengelompokan ekonomi desil 1–10 sangat penting, di mana desil 1 mewakili 10% penduduk termiskin.

Untuk menjaga kualitas data, Kemensos menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga pengelola. Sejumlah jalur resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin memperbaiki atau menyanggah data penerima.

Empat Saluran Resmi Perbaikan Data Bansos

Masyarakat, termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dapat mengusulkan atau melaporkan ketidaktepatan data melalui:
1. Aplikasi Cek Bansos
• Fitur Menu Usul & Sanggah untuk melaporkan penerima tidak layak atau mengusulkan yang berhak.
2. SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation)
• Digunakan operator desa/kecamatan dan pendamping sosial berdasarkan pemeriksaan lapangan.
3. Call Center 021-171
• Layanan 24 jam untuk masyarakat yang kesulitan akses aplikasi digital.
4. WA Center Kemensos (segera diluncurkan)
• Mempermudah proses perbaikan data lewat pesan WhatsApp.

Pemutakhiran data dapat dilakukan melalui jalur formal (RT/RW hingga bupati/wali kota) maupun jalur partisipasi langsung dari masyarakat.

Karang Taruna dan Pilar Sosial Jadi Garda Terdepan

Dalam rapat tersebut, Kemensos menekankan pentingnya peran pendamping PKH, pendamping rehabilitasi sosial, Tagana, PSM, dan terutama Karang Taruna untuk aktif turun ke lapangan. Karang Taruna dinilai memiliki posisi strategis karena berbasis di desa dan dekat dengan komunitas.

Mereka bertugas mendatangi rumah warga, melakukan wawancara, mendata penghasilan dan aset, serta memasukkan hasil verifikasi ke sistem resmi.


Fokus Pemberdayaan Hingga Kemandirian Ekonomi

Tidak hanya menyalurkan bantuan, Kemensos juga memperkuat program pemberdayaan bagi kelompok rentan dalam 12+ kategori, termasuk fakir miskin, anak rentan, penyandang disabilitas, lansia, dan perempuan rentan.

Program pemberdayaan diarahkan pada tiga pilar utama:
• Pelatihan keterampilan (vokasi)
• Penguatan aset produktif
• Perluasan akses ekonomi agar masyarakat mandiri dan inovatif

Nama : Muhammad Robitunni'am

Editor : M. Ainul Budi
#bpnt #kemensos #penerima pkh #Bansos #penerima bansos #penyaluran bansos