Radar Jember- Bencana banjir-longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh turut berdampak pada pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM).
Daerah terdampak banjir dan longsor di 3 provinsi tersebut banyak yang mengalami mati listrik dan kekosongan BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Seperti beberapa waktu lalu sempat beredar video masyarakat yang mengantre di SPBU meski truk tangki BBM masih terjebak banjir dan longsor.
PLN Ungkap Perbaikan di Daerah Bencana Banjir-Longsor Sumatera
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan Suroso Isnandar menyatakan PLN sudah bersiaga di lokasi bencana untuk memulihkan gangguan listrik.
“Seluruh tim kami sedang siaga dan tanggap bencana untuk bencana yang ada di Sumatera,” kata Suroso dalam rapat koordinasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta antisipasi bencana di kantor Kemendagri pada Senin (1/12/2025).
“Kami all out untuk menyalakan kembali dan memulihkan listrik agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik,” imbuhnya.
Baca Juga: Akses Terputus, Mendagri Tito Karnavian Maklumi Bupati yang Kesulitan Tangani Bencana di Sumatera
Pastikan Pasokan BBM di Lokasi Bencana Segera Pulih
Terkait BBM yang sempat langka di sejumlah wilayah di lokasi terdampak banjir dan longsor Sumatera, Pertamina menyatakan akan segera memperbaiki pasokan.
“Tantangan yang paling besar kami hadapi adalah putusnya jaringan distribusi sepanjang jalur suplai BBM dan LPG,” kata Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza.
Oki mengungkapkan bahwa distribusi ke daerah di lokasi bencana tersebut sudah kembali dimulai setelah kapal tanker berhasil bersandar di Medan.
“Terkini sudah kembali membuka 90 persen SPBU yang sempat terhenti,” imbuhnya.
Penyediaan BBM untuk Penanganan Bencana
Lebih lanjut, pasokan BBM tak hanya diberikan ke SPBU, tapi juga untuk penanganan bencana.
“Kami berhubungan dengan Pak Mensesneg, Pak Menteri Perhubungan untuk menyediakan avtur untuk misi kemanusiaan BNPB dan BBM untuk operasional alat berat,” lanjutnya.
Pasokan avtur di Bandara Pinangsori pun dipastikan aman dan solar yang menipis di daerah yang masih sulit diakses dikirim menggunakan jeriken dan drum.
“Untuk memasok solar dan Pertamax yang lewat drum, kami menyesuaikan dengan jadwal pesawat Hercules yang nanti diangkut bersama sembako,” tambahnya.
BBM Jadi Salah Satu Bantuan Prioritas
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa ketersediaan BBM di lokasi terdampak banjir dan tanah longsor akan terus diupayakan oleh pemerintah.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting,” kata Prabowo kepada awak media setelah meninjau Tapanuli Tengah dan menuju Aceh pada Senin (1/12/2025).
Seperti halnya BBM, Prabowo juga menyebut listrik juga menjadi perhatian dalam pemulihan sementara pascabanjir.
“Listrik sebentar lagi saya kira bisa kita buka semuanya, BBM tadi yang dilaporkan ke saya yang sangat penting. Ada berada desa tadi yang terisolasi, insyaallah bisa kita tembus,” tambahnya.
“Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” ujar Prabowo.
Saat mengunjungi Tapanuli Tengah, Prabowo membeberkan bahwa bantuan juga segera tiba ke Sibolga.
“Sekarang masalah BBM tapi kita sekarang kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga,” pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh