Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Beredarnya Surat Bupati Aceh Tengah Akui Tak Mampu Atasi Bencana, Kepala BNPB: Jadi Lebih Kita Prioritaskan

Imron Hidayatullahh • Senin, 1 Desember 2025 | 20:49 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto, merespons tentang surat Bupati Aceh Tengah terkait penanganan bencana. (Instagram/bnpb_indonesia)
Kepala BNPB, Suharyanto, merespons tentang surat Bupati Aceh Tengah terkait penanganan bencana. (Instagram/bnpb_indonesia)

Radar Jember - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto buka suara mengenai viralnya surat dari Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.

Suharyanto menyatakan bahwa untuk wilayah Aceh Tengah memang masih belum bisa ditembus untuk pendistribusian bantuan.

Namun, ia menjanjikan bahwa mulai Hari ini (1/12/2025), akses untuk bantuan masyarakat Aceh Tengah dibuka.

“Aceh Tengah ini satu-satunya yang masih belum bisa ditembus, tapi besok (hari ini, Red) sudah bisa masuk, bantuan juga sudah bisa masuk ke sana,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers pada Minggu (30/12/2025).

Setelah akses dan bantuan masuk ke wilayah tersebut, Suharyanto menyatakan bahwa prioritas penanganan akan langsung merata ke seluruh daerah, tak hanya di Aceh Tengah.

 Baca Juga: Keberadaan Akta 65 Pembatalan Saham PT DNP Masih Jadi Misteri, Pengacara Nany Widjaja Tutup Mulut dalam Sidang Gugatan PT Jawa Pos

Surat Bupati sebagai Pemberitahuan

Mengenai surat Bupati Aceh Tengah, Suharyanto mengatakan hal itu sebagai informasi tambahan mengenai kondisi lapangan.

“Tidak perlu dibesar-besarkan karena justru kita dengan adanya surat itu kita lebih memprioritaskan,” kata Suharyanto.

“Memang Aceh Tengah tergolong kabupaten/kota yang terdampak, parah atau tidaknya nggak ngerti ya karena masih susah dihubungi,” lanjutnya.

Suharyanto juga menyebutkan bahwa akses darat Aceh Tengah masih belum bisa digunakan.

“Aceh Tengah ini belum bisa diakses lewat darat karena Jalan Nasional Bireuen-Takengon masih putus, Bener Meriah juga masih putus karena Jalan Nasional Bener Meriah-Aceh Tengah-Bireuen ini juga masih putus,” paparnya.

 Baca Juga: Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Desember 2025, Berikut Informasi Jadwal Pencairannya

Akui Komunikasi ke Aceh Tengah Masih Terbatas

Adapun mengenai komunikasi ke Aceh Tengah masih terbatas, meski disebut lebih baik dari sebelumnya.

“Aceh Tengah terbatas, tapi sudah bisa berkomunikasi dengan pejabat, dengan personel BNPB yang sudah masuk ke aceh Tengah,” ucap Suharyanto.

“Tapi, untuk komunikasi secara masyarakat banyak ini belum lancar, kami akan tingkatkan terus,” lanjutnya.

 Baca Juga: Fakta Baru Soal Kematian Arya Daru: Kuasa Hukum Ungkap Rekam Jejak Check-In dengan Wanita Sebanyak 24 Kali

Penanganan BNPB untuk Wilayah Terdampak Paling Berat

Mengenai penanganan yang dilakukan BNPB, Suharyanto lebih dulu menghitung wilayah yang terdampak paling berat pascabanjir dan tanah longsor.

“Kita lihat yang terdampak paling banyak kita hitung, yang berat, janganlah yang kecil-kecil,” ucapnya.

“Kalau Sumatera Barat itu kan 8 wilayah, semuanya terdampak, tapi yang paling berat itu 8. Kemudian Sumatera Utara, taruh yang paling berat 8 aja jadi 16 wilayah ditambah Aceh,” lanjutnya.

 Baca Juga: VIRAL! Sempat Heboh Isu Pemecatan Pegawai KRL usai Tumbler Penumpang Hilang, KAI Justru Klaim Belum Ambil Tindakan

Surat Bupati Aceh Tengah yang Viral di Media Sosial

Surat bernomor 360/565/BPBD/2025 yang ditandatangani Haili Yoga pada 27 November 2025 mendadak ramai di media sosial.

Surat tersebut berisi pengakuannya bahwa Pemda tak bisa menangani bencana yang terjadi di Aceh Tengah.

“Dampak dari bencana tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 15 orang, 3.123 KK mengungsi dan angkanya terus bertambah akibat banjir luapan, banjir bandang hingga tanah longsor,” tulis keterangan dalam surat tersebut.

“Mengingat kondisi dampak bencana ini, kami selaku Bupati Aceh Tengah menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya,” tukasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#aceh tengah #Bencana Alam #bnpb #banjir sumatera