RADAR JEMBER - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bajawa menggelar Apel Kesadaran Warga Binaan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1625 Ngada, Letkol Inf. Imam Subekti.
Kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan rasa tanggung jawab ini dilaksanakan di lapangan Rutan Bajawa dan diikuti oleh seluruh warga binaan serta pegawai struktural Rutan.
Kepala Rutan Bajawa, Prianggoro Agung Wibowo, turut mendampingi Dandim 1625 Ngada dalam apel sinergi ini. Seni (24/11).
Dalam amanatnya, Dandim 1625 Ngada, Letkol Iman, menekankan pentingnya disiplin dan semangat bela negara sebagai bekal warga binaan setelah kembali ke masyarakat. Beliau mengibaratkan masa pembinaan di Rutan sebagai sebuah "kawah candradimuka" untuk memperbaiki diri.
"Apel kesadaran ini adalah pengingat bahwa di balik tembok ini, Bapak dan Ibu sekalian tetaplah bagian dari Bangsa Indonesia. Manfaatkan waktu yang ada untuk introspeksi dan menjadi pribadi yang lebih baik. Jaga selalu kedisiplinan dan tanamkan semangat cinta tanah air, karena itu adalah modal utama untuk kembali dan berkontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan," tegas Letkol Iman di hadapan peserta apel.
Kepala Rutan Bajawa, Prianggoro Agung Wibowo, menyatakan bahwa kegiatan apel bersama ini merupakan perwujudan sinergi yang kuat antara Rutan dengan aparat keamanan, khususnya Kodim 1625 Ngada, dalam upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
"Kami berterima kasih atas kehadiran Dandim 1625 Ngada yang telah memberikan motivasi dan pencerahan langsung kepada warga binaan. Apel ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan momentum untuk menyadarkan warga binaan agar memiliki kesadaran hukum yang tinggi dan siap kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif," ujar Agung.
Apel kesadaran bersama ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki mental yang kuat, disiplin yang tinggi, dan bekal keterampilan yang cukup.
Keterlibatan TNI, melalui Dandim, memberikan dampak psikologis yang positif, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menunjukkan dukungan negara terhadap proses reintegrasi sosial warga binaan. Sinergi ini juga menjadi penguatan pengamanan internal Rutan Bajawa.
Apel diakhiri dengan sesi foto bersama antara Dandim 1625 Ngada, Kepala Rutan Bajawa, dan para pejabat struktural serta seluruh Warga Binaan menandai komitmen bersama dalam membina warga binaan menjadi insan yang berakhlak dan mandiri.
Ke depan, Rutan Bajawa berencana untuk terus memperkuat sinergi dengan Kodim 1625 Ngada dan instansi terkait lainnya demi terciptanya kondisi Rutan yang aman, tertib, dan humanis.
Editor : M. Ainul Budi