KALIWATES, Radar Jember - Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jember mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UMKM).
Hal itu ditandai dengan peluncuran salah satu programnya, Kemitraan Usaha Mikro Terpadu (Kumitra), untuk menguatkan kemitraan usaha mikro, di Balai Serbaguna Kaliwates, Jember, Senin (3/11).
Acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza, bersama Bupati Jember Muhammad Fawait, ini ditujukan demi memperkuat rantai pasok usaha mikro melalui pendekatan klaster pangan secara inklusif dan berkelanjutan.
"Ini adalah langkah konkret dari pemerintah pusat untuk membina UMKM dan disambungkan dengan usaha-usaha besar, dan memberikan kepastian kepada UMKM di Jember," kata Bupati Fawait.
Menurutnya, Jember sebagai kabupaten dengan jumlah kemiskinan ekstrem tertinggi se-Jatim, perlu memunculkan calon pengusaha baru, yang menyasar kelompok masyarakat usia produktif dan dalam garis kemiskinan ekstrem.
"Alhamdulillah, pak wamenkop langsung menyetujui, ini luar biasa konkret membantu Jember. Mudah-mudahan ikhtiar ini bisa terus membawa Jember Baru, Jember Maju, menuju Indonesia emas 2045," imbuhnya.
Diketahui, Jember mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 1,5 triliun yang telah dinikmati oleh 32.949 debitur.
Angka fantastis ini menunjukkan tingginya potensi dan kebutuhan permodalan di antara pelaku usaha mikro Jember.
Wamenkop Helvi Yuni Moraza mengapresiasi kinerja Jember dalam menyalurkan pembiayaan UMKM. Ia menilai Jember cukup berpeluang membawa UMKM bisa naik kelas.
Salah satunya melalui banyaknya perguruan tinggi yang ada untuk didorong melalui program inkubator bisnis, agar melahirkan pebisnis-pebisnis baru sekaligus mempercepat UMKM naik kelas.
"Ini mempercepat UMKM kita naik kelas, fasilitas pembiayaan sudah ada, pendampingan ada, tinggal literasi keuangan dan legalitasnya, ini yang akan kita dorong ke depan, kami yakin dengan komitmen Pemkab Jember yang sangat semangat sekali," pungkasnya. (mau/nur)
Editor : M. Ainul Budi