Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Update Korban Insiden Elf Oleng Terguling di Tanjakan Cae Sumedang: 4 Meninggal Dunia, 12 Dirawat Intensif

Imron Hidayatullahh • Senin, 3 November 2025 | 02:00 WIB
Menyoroti kecelakaan maut yang melibatkan mobil elf pengangkut rombongan peziarah di Tanjakan Cae, Sumedang. (Dok. Polda Jabar)
Menyoroti kecelakaan maut yang melibatkan mobil elf pengangkut rombongan peziarah di Tanjakan Cae, Sumedang. (Dok. Polda Jabar)

Radar Jember – Korban tewas akibat kecelakaan maut minibus Elf di Tanjakan Cae, Dusun Cimungkal, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (1/11/2025) bertambah menjadi 4 orang.

Satu pasien yang sebelumnya dalam kondisi kritis di ruang ICU RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 2 November 2025 siang.

Staf Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Rana Robana membenarkan adanya tambahan korban jiwa akibat kecelakaan tersebut.

“Bertambah satu yang meninggal. Pasien tersebut sebelumnya dalam kondisi kritis di ruang rawat, lalu dipindahkan ke ICU dan dinyatakan meninggal dunia,” kata Rana kepada awak media di Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu, 2 November 2025.

Korban meninggal diketahui bernama Sarnawi (57), warga Blok Sukawaru, Ligung, Kabupaten Majalengka. Dengan demikian, total korban tewas menjadi empat orang.

Sementara itu, rumah sakit masih merawat 12 korban luka-luka, dan empat pasien lainnya telah diperbolehkan pulang.

“Rumah sakit masih menangani 12 pasien korban kecelakaan di Tanjakan Cae. Empat pasien sudah pulang karena kondisinya membaik,” tutur Rana.

 Baca Juga: Penerima Bansos Harap Cek Saldo! KKS Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Timur Mulai Cairkan Bansos hingga Rp2,9 Juta

Kronologi Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae

Kecelakaan tragis itu terjadi pada Sabtu, 1 November 2025 sekitar pukul 20.10 WIB di jalur Wado-Malangbong, tepatnya di Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani menyebut kecelakaan melibatkan Elf Long bernomor polisi E 7566 KC yang mengangkut rombongan peziarah asal Majalengka.

“Mobil Elf tersebut mengalami kecelakaan tunggal. Tiga orang meninggal dunia di lokasi, 14 luka berat, dan tiga lainnya luka ringan. Seluruh korban sudah dibawa ke RSUD Sumedang,” ujar Dini dalam pernyataan resminya, Sabtu, 1 November 2025.

Dini menjelaskan, rombongan itu menggunakan dua unit Elf Long dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya menuju Majalengka melalui jalur Malangbong-Wado.

Saat melintasi turunan tajam Tanjakan Cae, sopir Elf E 7566 KC berusaha mendahului kendaraan rombongan lainnya, namun diduga kurang mengenal medan dan gagal mengendalikan kendaraan di tikungan menurun.

“Diduga, pengemudi kurang mengenal medan dan gagal mengendalikan laju kendaraan, sehingga mobil oleng dan terguling,” jelas Dini.

Penumpang Terpental, Mobil Rusak Berat

Benturan keras menyebabkan sejumlah penumpang terpental keluar kendaraan dan mengalami luka berat.

Dari total 20 penumpang, tiga orang meninggal di tempat, yakni bernama Esih, Tasa, dan Mulya. Sementara korban keempat, Sarnawi, meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.

Sisanya, para korban mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda.

“Mobil Elf mengalami rusak berat dan telah dievakuasi dari lokasi kejadian,” imbuh Dini.

Seluruh korban diketahui merupakan warga Kabupaten Majalengka. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kelalaian pengemudi atau kondisi kendaraan.

 Baca Juga: Proses Otomatis: Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 Langsung Masuk Rekening Pekerja

Polisi Imbau Pengendara Waspada di Jalur Rawan

Dini menegaskan, Polres Sumedang telah menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pada Sabtu malam.

“Benar, kami masih olah TKP di lokasi kejadian. Informasi selengkapnya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia mengimbau para pengemudi agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur rawan Wado-Malangbong, terutama di kawasan Tanjakan Cae yang dikenal memiliki medan curam dan tikungan tajam. “Kami mengimbau para pengemudi agar lebih berhati-hati, terutama di jalur curam seperti Tanjakan Cae,” kata Dini.

Sementara itu, Humas RSUD Umar Wirahadikusumah lainnya, Rendi, menambahkan rumah sakit masih menangani korban luka berat dan ringan akibat insiden tersebut.

“Tiga penumpang tewas di tempat kejadian, sementara belasan lainnya mengalami luka berat dan luka ringan dan kini dalam perawatan intensif,” ujar Rendi.

Hingga kini, Polres Sumedang berkomitmen menuntaskan penyelidikan atas kecelakaan maut mobil Elf pengangkut peziarah ini, guna memastikan penyebab serta mencegah kejadian serupa di jalur berisiko tinggi tersebut.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Kecelakaan Elf di Sumedang #jawa barat