Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pesan Penting Prabowo ke Polri:Berantas Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online, Tantang Komitmen?

Redaksi Radar Jember • Jumat, 31 Oktober 2025 | 01:33 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa poin penting saat upacara HUT ke-80 TNI. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa poin penting saat upacara HUT ke-80 TNI. (YouTube/Sekretariat Presiden)

RADAR JEMBER  - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk fokus pada tiga persoalan utama: pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online.

Arahan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,48 ton di Mabes Polri, Jakarta.

“Saya minta Kapolri, tiga hal ada yang memimpin untuk saya, satu pemberantasan narkoba, dua penyelundupan, tiga judi online,” ujar Prabowo, Rabu (30/10).

Prabowo menyebut narkoba sangat merusak masa depan bangsa. Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap kasus besar dengan total nilai barang bukti mencapai Rp29,37 triliun.

“Nilai uangnya adalah Rp29,37 triliun dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia hampir dua kali,” tambahnya.

Serukan Persatuan

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak seluruh pihak menjaga persatuan bangsa.

Ia menilai, setelah kontestasi politik berakhir, semua elemen harus kembali bersatu demi kemajuan Indonesia.

“Jangan kita teruskan kebencian, kecurigaan, enggak ada gunanya. Rakyat butuh pekerjaan, rakyat butuh penghasilan yang lebih baik,” tegasnya.

Kartel Narkoba Punya Kapal Selam

Prabowo mengungkapkan bahwa jaringan kartel narkoba kini semakin canggih.

Bahkan, ada yang menggunakan kapal selam untuk mengedarkan narkoba.

“Bahkan sekarang ada modus si kartel-kartel narkoba punya kapal selam. Dia punya kapal selam,” ujarnya.

Karena itu, Prabowo meminta Polri meningkatkan kerja sama lintas lembaga.

“Polisi harus lebih sigap, kompak, kerja sama dengan TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, semua lembaga harus jadi satu tim. Kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI,” tegasnya.

Tepis Tudingan Otoriter

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menanggapi tudingan yang menyebut dirinya otoriter.

Ia mengaku sering menonton podcast yang berisi kritik terhadap dirinya di malam hari.

“Jadi malam-malam saya buka (podcast), apa iya ya? apa memang saya otoriter? Rasanya enggak sih,” kata Prabowo.

Meski mengaku sempat kesal, Prabowo menilai kritik adalah bagian penting dari pengabdian.

“Saya suka malam-malam suka buka podcast-podcast itu, kadang-kadang dongkol juga ya, apa ini? Tapi saya catat oh oke,” ujarnya.

“Saya punya filosofi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak boleh diikuti oleh rasa sakit hati, jangan,” imbuhnya.

Penulis : Ahmad Hendi Apriliyanto.

Editor : M. Ainul Budi
#Jenderal Listyo Sigit #mabes polri #narkoba #judi online #polri #Presiden Prabowo #kartel narkoba