Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

AKHIRNYA! Danone Klarifikasi Soal Sumber Air AQUA Setelah Disidak Dedi Mulyadi: Bukan Air Sungai, Tapi dari Akuifer Terlindungi

Redaksi Radar Jember • Senin, 27 Oktober 2025 | 23:32 WIB
Aqua Air Mineral 600ML. ( Lazada )
Aqua Air Mineral 600ML. ( Lazada )

RADAR JEMBER – Setelah konten sidak Dedi Mulyadi viral di kanal YouTube-nya, @KangDediMulyadiChannel, pihak Danone Indonesia akhirnya buka suara untuk meluruskan informasi soal sumber air produk AQUA yang dipertanyakan mantan Bupati Purwakarta itu. 

Dalam video tersebut, Dedi tampak melakukan inspeksi langsung ke salah satu lokasi pengelolaan air mineral AQUA. Ia sempat bertanya kepada staf di lokasi mengenai asal air yang digunakan. 

“Ngambil airnya dari sungai?” tanya Dedi.
“Airnya dari bawah tanah, Pak,” jawab salah satu staf.

Mendengar jawaban itu, Dedi tampak terkejut. Ia lalu kembali menanyakan apakah benar air yang digunakan bukan dari permukaan, melainkan dari tanah dalam yang dibor. 

“Dikira oleh saya dari air permukaan. Dari sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam?” ujar Dedi dengan ekspresi heran.

Pernyataan itu pun memicu perdebatan publik soal asal-usul sumber air AQUA dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar. 

Menanggapi hal tersebut, Manajemen Danone Indonesia menegaskan bahwa air yang digunakan AQUA tidak diambil dari sungai atau air tanah dangkal, melainkan dari sumber air pegunungan yang terlindungi secara alami. 

“Air AQUA berasal dari 19 sumber air pegunungan yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap sumber air dipilih melalui proses seleksi ketat yang melibatkan sembilan kriteria ilmiah dan lima tahapan evaluasi, dengan penelitian minimal satu tahun,” tulis Danone dalam keterangan resminya.

Danone menjelaskan bahwa sumber air tersebut berada di akuifer dalam dengan kedalaman antara 60 hingga 140 meter, bukan air permukaan atau sumur dangkal. 

“Akuifer ini terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat,” tegas pihak perusahaan.

Selain itu, Danone menyebut proses penelitian dan penetapan titik sumber air melibatkan tim ahli lintas disiplin, mulai dari geologi, hidrogeologi, geofisika, hingga mikrobiologi.
Beberapa titik sumber bahkan bersifat self-flowing, atau mengalir secara alami tanpa perlu pompa buatan. 

Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh sumber air AQUA telah melalui kajian dampak lingkungan dan sosial oleh akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Hasilnya, sumber air AQUA tidak bersinggungan dengan air yang digunakan masyarakat sekitar. 

Dengan klarifikasi ini, Danone berharap masyarakat bisa memahami bahwa pengambilan air untuk produksi AQUA dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan maupun krisis air bagi warga sekitar. 

Penulis : Muhammad Robitunni'am

Editor : M. Ainul Budi
#akuifer #KDM #dedi mulyadi #sumber mata air #aqua #mata air