RADAR JEMBER - Kasus yang melibatkan Timothy Anugerah, mahasiswa Universitas Udayana, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Setelah pernyataan pihak kampus menyebut bahwa Timothy mengalami gangguan kesehatan mental, kini sang ayah akhirnya memberikan klarifikasi yang justru berbeda dengan keterangan universitas.
Sebelumnya, Ketika wawancara kepada Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya yang menyandang posisi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana dilakukan.
Ia mengatakan bahwa kematian Timothy bukan karena bullying namun ada masalah Kesehatan mental dari Timothy sendiri.
Namun, pernyataan tersebut dibuat bentrok Ketika hasil wawancara dengan ayah Timothy dipublikasikan.
“Kita selalu mendampingi Timothy dengan psikolog, dan psikolog menyatakan bahwa timothy sudah bisa bersosialisasi tanpa psikolog pada kelas Smp. Jadi saat berkuliah di Udayana, timothy sudah dinyatakan tidak ada gangguan dari psikologinya” jelas Lukas, ayah Timothy.
Pada wawancara ayah Timothy menjelaskan memang saat kecil Timothy memiliki speech delay yang membuat Timothy susah dalam bersosialisasi.
Namun kedua orang tuanya berusaha membantu dengan memberikan dukungan melewati pengawasan seorang psikolog ahli.
Dengan bantuan psikolog, akhirnya Timothy dapat bersosalisasi dengan lancar pada saat Timothy menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sehingga dapat disimpulkan, Timothy adalah mahasiswa yang cerdas serta sehat secara jiwa dan raga saat berkuliah di Universitas Udayana.
Pernyataan ini sontak menarik perhatian publik karena bertolak belakang dengan keterangan Wakil Rektor Universitas Udayana, yang sebelumnya menyatakan bahwa pihak kampus telah memberikan pendampingan khusus kepada Timothy karena “ada indikasi gangguan psikologis”.
Perbedaan pernyataan ini pun memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak netizen yang menilai pihak kampus terlalu cepat membuat Kesimpulan.
Tak hanya itu, netizen juga beranggapan bahwa pihak kampus memilih untuk menutupi kasus bullying yang sebenarnya terjadi di dalam lingkungan kampus.
Jika spekulasi netizen Adalah benar, hal ini membuat nama kampus Udaya terlihat buruk karena telah menjadi pihak yang berat kepada pelaku bullying.
Hingga saat ini, Universitas Udayana belum memberikan tanggapan lanjutan terkait klarifikasi dari ayah Timothy. Publik pun menunggu kejelasan lebih lanjut dari kedua pihak agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara transparan dan adil.
Penulis: Yasmin Alia Zuhriasa Magang
Editor : M. Ainul Budi