Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Trans7 Akhirnya Minta Maaf ke Pesantren Lirboyo, Akui Ada Keteledoran di Tayangan Xpose Uncensored  

Imron Hidayatullahh • Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:33 WIB

 

Unggahan dan surat permohonan maaf TRANS7.
Unggahan dan surat permohonan maaf TRANS7.

Radar Jember – Stasiun televisi Trans7 tengah menjadi sorotan publik setelah programnya, Xpose Uncensored, menayangkan segmen yang dianggap menyinggung Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Tayangan pada 13 Oktober 2025 itu memicu gelombang kritik dari kalangan santri, alumni, hingga keluarga besar pesantren.

Menanggapi reaksi tersebut, pihak Trans7 akhirnya buka suara.

Selasa 14 Oktober 2025, mereka merilis permohonan maaf melalui unggahan di akun media sosial resmi @officialtrans7.

Dalam unggahan itu, Trans7 mengakui adanya kelalaian dalam proses penayangan dan menyesal atas dampak yang ditimbulkan.

Berikut isi pernyataan resminya:

“Sehubungan dengan tayangan/pemberitaan mengenai Pondok Pesantren Lirboyo yang telah ditayangkan di program Xpose Uncensored TRANS7, pada tanggal 13 Oktober 2025, kami telah melakukan review dan tindakan-tindakan atas keteledoran yang kurang teliti sehingga merugikan Keluarga Besar PP. Lirboyo.”

Trans7 juga menegaskan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh keluarga besar pesantren.

“TRANS7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat.”

Mereka mengakui bahwa tayangan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan berjanji untuk lebih berhati-hati dalam menampilkan konten keagamaan di masa mendatang.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.”

“Permohonan maaf tersebut juga telah kami sampaikan kepada Gus Adib, salah satu putra KH. Anwar Mansyur. TRANS7 akan menyampaikan surat permohonan maaf resmi pada Selasa pagi ini”.

Surat permohonan resmi juga telah disampaikan kepada pimpinan PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat, HM. Adibussholeh.

Selain menyampaikan penyesalan, Trans7 berkomitmen menghadirkan program yang lebih positif.

“Kami juga berkomitmen untuk menghadirkan tayangan yang menampilkan nilai-nilai positif dan keteladanan kehidupan pesantren di Indonesia, khususnya berkaitan dengan Pesantren Lirboyo.”

Dalam penutup suratnya, pihak Trans7 menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk iktikad baik untuk menjaga kehormatan lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia.

Mereka berharap, kesalahan tersebut bisa menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Surat permintaan maaf itu ditandatangani oleh Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, dan Kepala Departemen Programing, Renny Andhita, disertai ucapan terima kasih atas kebesaran hati keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo yang telah menerima klarifikasi tersebut.

Editor : Imron Hidayatullahh
#trans7 #ponpes lirboyo kediri #boikot trans 7 #permohonan maaf