Radar Jember - Jalur Gumitir, yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi, kembali terbuka sejak Kamis (4/9) pukul 00.00, lebih cepat 20 hari daripada jadwal semula yang direncanakan (24/9).
Percepatan pembukaan jalur ini diputuskan melalui rapat koordinasi besar yang digelar di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur–Bali, yang melibatkan Ditlantas Polda Jatim, Satlantas Polres Jember dan Banyuwangi, serta Dinas Perhubungan dan Bina Marga dari kedua kabupaten.
Proyek perbaikan mencakup struktur jalan, pelebaran tikungan rawan longsor, dan penguatan drainase.
Pemimpin proyek dari PU Bina Marga Jember menegaskan bahwa kualitas pengerjaan sudah sesuai standar yang ditetapkan.
KBO Satlantas Polres Jember, Ipda Robert S.H., menegaskan percepatan pembukaan jalur ini menjadi prioritas, mengingat volume lalu lintas yang tinggi serta dampak ekonomi akibat penutupan jalan.
“Berdasarkan hasil rapat dan evaluasi lapangan, perbaikan jalan selesai lebih cepat dari target. Karena itu, diputuskan Gumitir dibuka kembali 20 hari lebih awal,” ujarnya.
Dengan dibukanya kembali, jalur ini sudah bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.
Di sisi lain, proyek minor seperti drainase dan bahu jalan masih dalam tahap penyelesaian.
Pembukaan ini tidak hanya memulihkan konektivitas, tetapi juga memberi harapan bagi pelaku UMKM dan pedagang lokal agar kegiatan ekonomi di sepanjang jalur kembali menggeliat.
Gubernur Jawa Timur menyatakan harapannya bahwa arus barang, jasa, maupun orang akan kembali lancar dan memulihkan geliat ekonomi tapal kuda Jawa Timur.
Penulis : Affan Kurniawan
Editor : M. Ainul Budi