Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

TikTok Hentikan Sementara Fitur Live di Indonesia Imbas Demo, Begini Penjelasannya

Redaksi Radar Jember • Selasa, 2 September 2025 | 23:27 WIB
Ilsutrasi aplikasi tik-tok (pinterest)
Ilsutrasi aplikasi tik-tok (pinterest)

JAKARTARadar Jember – Fitur siaran langsung atau TikTok Live resmi dihentikan sementara di Indonesia sejak Sabtu malam (30/8/2025).

Keputusan ini diambil seiring meningkatnya eskalasi demonstrasi yang berujung ricuh di sejumlah daerah, sehingga dikhawatirkan memicu penyebaran konten negatif dan provokatif.

Dalam keterangannya, TikTok menegaskan bahwa penangguhan dilakukan secara sukarela.

Perusahaan asal Tiongkok itu menyebut langkah ini ditempuh untuk menjaga ruang digital agar tetap kondusif dan tidak disalahgunakan dalam situasi sosial yang sedang memanas.

“Untuk saat ini, TikTok Live di Indonesia kami tangguhkan sementara.

Kami ingin memastikan platform tetap aman digunakan oleh semua pihak,” demikian pernyataan resmi TikTok dikutip dari Radar Semarang, Senin (1/9/2025).

Radar Semarang melaporkan bahwa durasi penghentian fitur Live ini belum bisa dipastikan.

TikTok hanya menyebut akan menonaktifkan layanan tersebut selama “beberapa hari ke depan” sambil terus memantau kondisi lapangan.

Hal ini membuat pengguna tidak dapat melakukan siaran langsung, meski fitur unggah video pendek tetap tersedia.

Tidak hanya berdampak pada pengguna umum, kebijakan ini juga menimbulkan keresahan di kalangan UMKM dan kreator konten.

Menurut data Center of Economic and Law Studies (Celios) yang dikutip Radar Semarang, empat dari sepuluh orang di Indonesia berbelanja melalui live shopping, dengan pertumbuhan transaksi mencapai 30 persen.

Dengan dihentikannya fitur Live, potensi penjualan diperkirakan bisa turun hingga 40 persen.

Situasi ini tentu merugikan para pelaku usaha kecil maupun kreator yang selama ini mengandalkan siaran langsung TikTok sebagai sarana utama untuk memasarkan produk dan menjangkau konsumen secara langsung.

Selain persoalan ekonomi, penghentian fitur Live juga menuai kritik dari sejumlah pihak.

Dalam laporannya, Radar Semarang menulis bahwa kebijakan ini dianggap berpotensi membatasi arus informasi sekaligus mengekang kebebasan berekspresi di ruang digital.

Hingga kini, pihak TikTok belum memastikan kapan fitur Live akan kembali aktif lagi. (faq)

Penulis: Yunita Setyowati

Editor : M. Ainul Budi
#live TikTok #tiktok