Radar Jember - Tahapan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 telah sampai pada proses pengangkatan.
Di Jember, penyerahan SK PPPK telah dilaksanakan pada Minggu (1/6/2025) lalu, di Pantai Watu Ulo, Jember.
Namun, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB) menyatakan tidak membuka CASN tahun 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Selasa (3/6/2025)
Rini menyebut, alasan peniadaan seleksi CASN tahun ini karena pemerintah masih menyelesaikan tahapan CASN tahun 2024.
“Saya dengan BKN (Badan Kepegawaian Negara) masih menyelesaikan seleksi CASN yang tahun 2024 kemarin,” ujarnya dalam keterangan resminya.
Menurut dia, proses seleksi CASN 2024 masih belum selesai sepenuhnya.
Termasuk tahap kedua pengumuman hasil PPPK.
Pemerintah menargetkan proses pengangkatan CPNS 2024 tuntas maksimal pada Juni 2025.
Sementara pengangkatan PPPK ditarget selesai paling lambat Oktober 2025.
“Bulan Juni ini, itu akan menyelesaikan yang CPNS-nya (tahun 2024, Red). Dan Oktober untuk yang PPPK. Itu kita masih butuh waktu, ya,” tambahnya.
“Sampai saat ini kami masih fokus untuk menyelesaikan CASN tahun 2024. Jadi, kami belum berencana untuk membuka CASN lagi. Karena, kan kita harus menata kembali bagaiman kebutuhannya,” ujar Rini.
Dengan pernyataan ini, pemerintah memberikan kepastian agar masyarakat tidak terjebak oleh informasi simpang siur terkait rekrutmen CASN.
Namun begitu, informasi tersebut juga mengundang kekecewaan masyarakat yang telah bersiap mengikuti seleksi CASN.
Terutama bagi kelahiran tahun 90 dan 91.
Sebab, pada tahun 2025 ini mereka akan genap berusia 35 tahun.
Sebagaimana batas maksimal usia pelamar CASN adalah 35 tahun.
Oleh karenanya, mereka terancam tidak masuk kualifikasi jika pendaftaran CASN berikutnya baru dibuka tahun 2026.
Editor : Imron Hidayatullahh