Radar Jember - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus dibentuk di banyak lokasi. Selain di Jawa Timur, kemarin juga di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Indonesia bagian provinsi lain.
Seperti diketahui, misi ini merupakan program untuk Gerakan Nasional Koperasi Merah Putih.
Targetnya sudah umum diketahui, yakni menyasar sebanyak 80 ribu koperasi.
Baik koperasi baru berbiri atau memperkuat koperasi yang sudah ada.
Menutur Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zukgas), rencana peluncuran Koperasi Merah Putih merupakan urgensi Presiden Prabowo Subianto.
Ini disampaikan saat dirinya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, di sela-sela launching percepatan Koperasi Merah Putih.
Zulhas menegaskan, Koperasi Merah Putih tak boleh gagal.
Ini karena uangnya utang ke bank. “Ini demi ekonomi desa/kelurahan di seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan, sebulan ke depan Koperasi Merah Putih akan bisa tuntas di Jawa Tengah.
Dia menyebut, selama sepekan harus ada 1.000 desa yang melaksanakan musyawarah desa khusus (Musdesus).
Ini, khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih.
Ahmad Luthfi juga menyatakan, pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah Jawa Tengah hampir rampung.
“Semua kabupaten/kota sudah melaksanakan musyawarah desa,” ujarnya.
Dengan demikian, proyek Koperasi Merah Putih ini diharapkan bisa segera terealisasi dan tidak boleh gagal.
Diantara alasan paling mendasar yakni uang modal utang bank dan wajib dikembalikan. (nur)
Editor : Nur Hariri