Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalur KA Banjar Pangandaran Siap Direaktivasi, Ini Rute Lengkap yang Akan Dibuka Kembali

M. Ainul Budi • Kamis, 24 April 2025 | 21:43 WIB
Foto: Kereta Api  (Sumber: Jawa Pos)
Foto: Kereta Api (Sumber: Jawa Pos)

radar jember - Jalur kereta api Banjar-Pangandaran  direncanakan rencana reaktivasi yang diusulkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 

Rencana untuk mengaktifkan kembali lintasan rel kereta api Banjar-Pangandaran dianggap sebagai opsi yang paling logis untuk mendapatkan prioritas dibandingkan dengan rute-rute lainnya yang termasuk dalam daftar reaktivasi kereta api. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa untuk mewujudkan reaktivasi jalur kereta api yang digaungkan oleh pemerintah provinsi, diperlukan dana sekitar Rp 20 triliun. 

Ia menambahkan bahwa mengingat besarnya angka tersebut, pihaknya sudah mempersiapkan rencana untuk reaktivasi ini setidaknya dengan baik.

Lima rute yang akan diaktifkan kembali meliputi Banjar-Cijulang dengan panjang 82 kilometer, Cibatu-Garut-Cikajang sepanjang 47,5 kilometer, jalur Rancaekek-Tanjungsari yang memiliki panjang 11,5 kilometer, Cipatat-Padalarang dengan jarak 17 kilometer, serta Cikudapateuh (Bandung)-Ciwidey yang mencapai 37,8 kilometer.

Dedi juga menekankan bahwa pemulihan kembali jalur Banjar-Pangandaran dilakukan karena adanya tuntutan. Mereka siap untuk menjelaskan, karena potensi dari jalur ini dipercaya dapat memberikan manfaat bagi ekonomi daerah. 

Saat ini, Pangandaran menjadi tujuan wisata utama di Jawa Barat.

Meskipun dikategorikan sebagai yang paling praktis, rintangan yang dihadapi dalam situasi sebenarnya cukup berat. 

Banyak jembatan dan terowongan di rute Banjar-Pangandaran yang berada dalam keadaan sangat buruk, sehingga perlu direhabilitasi dengan perkiraan biaya yang sangat besar.

Di antara struktur yang ada adalah Jembatan Cikacepit, serta beberapa terowongan seperti Terowongan Hendrik, Juliana, dan Wilhelmina. 

Ditambah lagi, ada gedung stasiun yang sudah tidak terawat.

Rencana untuk mengaktifkan kembali jalur kereta tersebut adalah elemen dari strategi komprehensif yang bertujuan meningkatkan konektivitas. 

Hal ini akan membantu memajukan industri pariwisata dan menawarkan pilihan transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Editor : M. Ainul Budi
#rancaekek #Cikajang #dedi mulyadi #tanjungsari #Jalur KA Banjar Pangandaran #garut