radar jember - Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pemerintah untuk membuka peluang masyarakat yang ingin memulai bisnis namun terhalang biaya. Program ini dirancang untuk memperkuat permodalan usaha, pengembangan serta meningkatkan pembiayaan UMKM dengan suku bunga rendah.
Pendanaan KUR ini bersumber dari perbankan atau lembaga keuangan yang ditunjuk pemerintah sebagai penyalur KUR dengan sistem pinjaman, salah satunya Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Diketahui, melalui fasilitas kredit KUR BRI 2025, Bank BRI menyediakan pinjaman dengan nominal yang besar tetapi tetap dalam suku bunga yang rendah. Bahkan Program KUR yang disediakan oleh BRI ini menjadi salah satu program pembiayaan unggulan bagi para UMKM untuk mengembangkan bisnis yang mereka jalani.
Melalui program ini pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar 170 triliun rupiah ke BRI untuk disalurkan kepada para nasabah atau debitur yang ingin mengajukan pinjaman.
Pada tahun ini KUR BRI menetapkan besar nominal pinjaman yang dapat diajukan sebesar 1 juta hingga 500 juta rupiah dengan suku bunga yang bervariasi.
Untuk pinjaman pertama suku bunga yang ditetapkan mulai dari 0,5 sampai 6 persen. Sedangkan untuk tahun kedua sebesar 7 persen, tahun ketiga 8 persen dan tahun keempat 9 persen.
Para pelaku UMKM yang meminjam dana juga dapat memilih tenor pinjaman mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan. Pemberian tenor pinjaman yang cukup lama, seperti 60 bulan dapat memberikan kesempatan UMKM mengajukan dana pinjaman yang besar dengan angsuran yang kecil setiap bulannya.
Selain itu, cara pengajuan KUR BRI ini bisa dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BRI terdekat atau secara online melalui website resmi BRI dengan membawa dokumen persyaratan yang lengkap.
Secara umum syarat umum pengajuan KUR BRI 2025 adalah WNI berusia 21 tahun atau sudah menikah, memiliki usaha yang produktif minimal telah berjalan selama 6 bulan, memiliki surat izin usaha dan tidak sedang menerima kredit usaha dari pihak bank lain.
Dokumen yang diperlukan: Syarat KUR BRI
- KTP (fotokopi dan asli)
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat izin usaha (IUMK/NPWP/SIUP/TDP/Surat Keterangan Usaha dari kelurahan)
Perlu dicatat, meskipun bunga yang ditetapkan tergolong rendah, pelaku UMKM yang berminat mengajukan pinjaman KUR haruslah cermat dalam memilih jenis pinjaman yang dibutuhkan. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi permasalah keuangan di masa mendatang.
KUR Mikro cocok untuk usaha kecil yang membutuhkan pinjaman hingga Rp50 juta tanpa jaminan tambahan. Sedangkan KUR Kecil cocok untuk usaha yang sudah berkembang dan membutuhkan pinjaman lebih besar, meskipun membutuhkan agunan.
Selanjutnya pertimbangkan kemampuan bayar. Hitung kemampuan bayar setiap bulan sebelum memilih plafon pinjaman. Pilih tenor pinjaman yang sesuai dengan pendapatan perbulan agar cicilan tidak memberatkan arus kas usaha.
Sebelum mengajukan, disarankan untuk berkonsultasi dengan petugas BRI guna mendapatkan informasi yang lebih detail dan memastikan bahwa jenis pinjaman yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha.
Dengan memahami jenis-jenis KUR BRI dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta kemampuan usaha, dana yang dipinjam dapat dimaksimalkan untuk menegembangkan bisnis tanpa khawatir merasa keberatan dengan angsuran yang wajib dibayarkan tiap bulannya.
Editor : M. Ainul Budi