Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gerhana bulan 14 Maret 2025: Bulan Berwarna Merah Darah, Apa Penyebabnya?

Radar Digital • Sabtu, 15 Maret 2025 | 03:40 WIB
Photo
Photo

radar jember - Pada 14 Maret 2025, gerhana bulan total—fenomena langit yang menakjubkan—akan kembali menyapa.

Penampakan bulan berwarna merah darah, yang sering disebut sebagai "bulan darah", adalah salah satu ciri khas gerhana bulan total. Mereka bertanya-tanya, apa sebenarnya yang menyebabkan Bulan berwarna merah?

Untuk memahami penyebab warna merah, kita harus memahami proses gerhana bulan total.

Gerhana bulan total terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Bulan dan Matahari, menghalangi sinar matahari yang biasanya dipantulkan oleh Bulan.

Pembiasan Cahaya Matahari oleh Atmosfer Bumi: 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Warna Bulan

Intensitas warna merah pada Bulan saat gerhana bulan total dapat bervariasi, tergantung pada beberapa faktor:

Mengapa disebut "Bulan Darah"?

Karena warna merah yang mencolok seperti merah darah, istilah "blood moon" atau "bulan darah" menjadi populer.

Warna merah ini sering dikaitkan dengan berbagai mitos dan kepercayaan di berbagai budaya sepanjang sejarah.

Namun, secara ilmiah, warna merah ini adalah hasil dari pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.

Proses pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi menyebabkan Bulan berwarna merah darah saat gerhana bulan total.

Ini terjadi karena atmosfer Bumi menyaring cahaya biru dan hijau, sehingga hanya cahaya merah yang mencapai Bulan. Kondisi atmosfer Bumi dan posisi Bulan dalam umbra Bumi juga dapat memengaruhi intensitas warna merah.

Editor : M. Ainul Budi
#gerhana bulan #blood moon