Radar Jember – Kereta bersejarah yang dikenal dengan nama Sepur Kluthuk Jaladara, sudah beroperasi di Kota Solo sejak tahun 2009.
Sepur Kluthuk Jaladara merupakan kereta uap yang digunakan sejak zaman Hindia Belanda.
Kereta uap ini menggunakan kayu jati sebagai bahan bakarnya.
Melalui rangkaian waktu yang panjang, akhirnya kereta tersebut berakhir menjadi kereta pariwisata di Kota Solo.
Sebelum namanya dikenal sebagai Sepur Kluthuk Jaladara, kereta ini dulunya dikenal dengan sebutan lokomotif C1218.
Nama Sepur Kluthuk Jaladara diberikan pada tahun 2009 saat peresmian C1218 menjadi kreta pariwisata.
Sekarang, Sepur Kluthuk Jaladara mengemban tugasnya untuk mengangkut penumpang keliling kota solo.
Selain itu, kereta ini memberikan pengalaman dan menghidupkan kembali nuansa klasik di era kolonial.
Sebelum itu, alangkah lebih baik bagi wisatawan untuk melakukan cek harga, jadwal, dan reservasi terlebih dahulu karena operasional Sepur Kluthuk Jaladara berbeda dari operasional kereta biasa.
Harga tiket Sepur Kluthuk Jaladara untuk wisatawan dibandol dengan harga Rp 120 ribu.
Wisatawan tidak dapat membeli tiket secara langsung ataupun online seperti pembelian tiket kereta api pada umumnya.
Para wisatawan harus melakukan reservasi atau pemesanan lebih dahulu melalui laman instagram @javatrain.id yang nantinya pemesanan akan dilanjutkan ke WhatsApp.
Bagi wisatawan yang ingin sewa Sepur Kluthuk Jaladara, harganya dibandol sekitar Rp 3,5 juta.
Sepur Kluthuk Jaladara tidak memiliki jadwal keberangkatan yang pasti.
Para wisatawan harus melihat di laman intagram @javatrain.id untuk mengetahuinya, atau bisa bertanya kepada admin.
Meskipun tidak diketahui pasti jadwalnya, biasanya Sepur Kluthuk Jaladara berangkat pada pukul 14.00. Durasi perjalanan kereta uap ini sekitar 2 jam 30 menit.
Editor : Radar Digital