Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sebut Terowongan Garahan Jember Sama Seperti Terowongan Ijo Kebumen, Kental Akan Cerita Mistis dan Legenda Lokal

Radar Digital • Minggu, 12 Januari 2025 | 23:08 WIB
Terowongan Ijo yang ada di Kebumen Jawa Tengah, salah satu terowongan bersejarah. Sama halnya dengan Terowongan Garahan Jember. (DOK WIKIPEDIA)
Terowongan Ijo yang ada di Kebumen Jawa Tengah, salah satu terowongan bersejarah. Sama halnya dengan Terowongan Garahan Jember. (DOK WIKIPEDIA)

radar jember - Pasca tersendatnya gerbong KA Logawa Stainless Steel New Generation (SSNG) milik PT KAI sempat diuji coba, Rabu (7/1) lalu di Terowongan Garahan, Silo, Jember.

PT. KAI Daop 9 Jember pun membuka sejumlah opsi hingga turun kajian dari DJKA. 

Salah satunya yakni membangun terowongan baru di wilayah Gumitir, Jember.

Sebelumnya Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan mengingat Terowongan Garahan memiliki usia yang sudah mencapai 100 tahun.

Oleh karena itu, perlu ada kajian juga terkait tingkat keselamatan perjalanan kereta saat melintasi terowongan tersebut.

Apalagi dimensinya sudah tidak sesuai dengan upgrade sarana kereta api.

Seperti sarana SSNG yang memiliki dimensi cukup besar.

Cahyo mencontohkan Terowongan Ijo yang ada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Terowongan tersebut sama halnya dengan Terowongan Garahan.

Memiliki nilai sejarah yang berharga. Sehingga Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) tidak membongkar atau merenovasi terowongan tersebut.

Lantas, bagaimana kah sejarah Terowongan Ijo tersebut?

Terowongan Ijo, terletak di Desa Bumi Agung, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Terowongan ini menyimpan sejumlah misteri dan cerita menarik seputar keberadaannya.

Sebagai salah satu terowongan tertua di Indonesia, Terowongan Ijo menjadi tempat yang sarat akan cerita mistis dan legenda lokal.

Kisah-kisah seputar terowongan ini turut memperkaya nilai sejarah dan budaya sekitar terowongan, menjadikannya tidak hanya sebagai tempat transportasi, tetapi juga sebagai warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan.

Terowongan ini didirikan oleh perusahaan kereta api negara Belanda, Staatsspoorwegen (SS), pada tahun 1885-1886 sebagai bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api Yogyakarta-Cilacap yang memiliki panjang 184,8 kilometer.

Terowongan ini menjadi salah satu dari serangkaian terowongan kereta api yang mempermudah konektivitas dan transportasi di wilayah tersebut.

Meskipun telah mengalami perubahan zaman, Terowongan Ijo tetap menjadi saksi dari perjalanan panjang perkembangan transportasi kereta api di Indonesia.

Dengan segala keunikannya, Terowongan Ijo tetap menjadi penanda sejarah yang berharga bagi Jawa Tengah dan Indonesia secara umum.

Terowongan ini tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi kereta api yang vital, tetapi juga menjadi simbol perkembangan teknologi dan infrastruktur transportasi pada masanya.

Dengan panjang sekitar 184,8 kilometer, jalur kereta api Yogyakarta-Cilacap yang melibatkan Terowongan Ijo menjadi jalur penting dalam mendukung mobilitas penduduk dan distribusi barang di wilayah tersebut.

 

Editor : Radar Digital
#Jember #KA Logawa #Terowongan Garahan #Terowongan Ijo #kebumen