RADAR JEMBER – Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres kini memiliki rute yang diperpanjang dari sebelumnya hanya Ketapang – Semarang Tawang menjadi Ketapang – Pasar Senen sejak 26 Juli 2024.
KA Blambangan juga berhenti di Stasiun Jember.
Dalam dua bulan sejak perpanjangan tersebut, okupansi KA Blambangan Ekspres mengalami peningkatan signifikan, khususnya di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, dengan tingkat keterisian mencapai 107 persen.
Menurut Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, sebanyak 50.724 penumpang menggunakan KA Blambangan Ekspres selama periode 26 Juli hingga 30 September 2024, di mana 29.234 di antaranya berasal dari Daop 9 Jember.
“Rata-rata penumpang harian dari Daop 9 Jember mencapai 436 orang, yang berarti 107 persen dari kapasitas harian 408 tempat duduk,” ujarnya pada Sabtu (5/9/2024).
Secara keseluruhan, rata-rata jumlah penumpang per hari untuk rute KA Blambangan Ekspres mencapai 757 penumpang atau 186 persen dari kapasitas yang tersedia.
Cahyo menambahkan, minat masyarakat terhadap KA ini tidak lepas dari jadwal perjalanan yang nyaman, di mana kereta berangkat dari Stasiun Ketapang pada pukul 14.50 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 07.20 WIB.
Untuk arah sebaliknya, kereta berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 12.15 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 04.55 WIB.
Harga tiket yang kompetitif, mulai dari Rp505 ribu untuk perjalanan dari Banyuwangi ke Jakarta, serta kemudahan dalam mengakses informasi jadwal dan tiket, turut menjadi alasan tingginya minat penumpang.
Cahyo juga menekankan bahwa perjalanan KA Blambangan Ekspres terkenal aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga menjadi pilihan favorit masyarakat di wilayah Tapal Kuda.
“KAI mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan atas kepercayaannya menggunakan KA Blambangan Ekspres. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.
Editor : Radar Digital