radar jember - Sejumlah lokasi di kawasan kota Kabupaten Bondowoso ditanami Pohon Tabebuya.
Seperti di Jalan Mayjen Sutoyo yang kini banyak dibuat foto, Alun-alun Ki Bagus Asra, Taman Magenda, serta di sepanjang Jalan Sucipto dan Jalan Mawar.
Kini, Pohon Tabebuya itu mulai bemekaran. Bunganya pun cukup menjadi daya tarik tersendiri.
Beberapa ruas jalan di Bondowoso pun serasa di jalanan Jepang. Dengan ala-ala bunga sakura.
Namun, bagaimanakah asal usul pohon tabebuya itu sendiri?
Dilansir dari Tree World Whole Sale, Selasa (1/10/2024), tabebuya merupakan tanaman asli daerah subtropis dan tropis, yang membentang dari Meksiko di Utara hingga Argentina di Selatan, termasuk Karibia.
Pohon yang berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah ini telah menyebar di berbagai dunia, termasuk Indonesia.
Selain itu, keanekaragaman spesies tabebuya terbesar ada di Kuba dan Pulau Hispaniola, Haiti serta Republik Dominika.
Pohon berukuran kecil hingga sedang ini sangat toleran dengan berbgai kondisi tanah dan cocok di cuaca panas.
Tanaman tabebuya juga dikenal dengan nama pohon terompet merah muda.
Nama umum tabebuya berasal dari bahasa Tupi di Amerika Selatan yang berarti pohon semut, mengacu pada semut yang menghuninya.
Selain menjadi pohon hias yang luar biasa, beberapa varietas tabebuya merupakan sumber kayu yang penting.
Kayu pohon tabebuya memiliki berat sedang, tahan lama, dan populer untuk kayu hiasan.
Editor : Radar Digital