Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE Terbaru dan Terpercaya, Link Video Mesum Siswi dan Guru di Gorontalo 5 Menit Tersebar di Sosmed

Radar Digital • Jumat, 4 Oktober 2024 | 03:00 WIB
tangkapan layar kondisi terbaru siswi gorontalo usai video tersebar luas di media sosial (X)
tangkapan layar kondisi terbaru siswi gorontalo usai video tersebar luas di media sosial (X)

radar jember - Penyidik Satuan Reskrim Polres Gorontalo pun kini sudah menetapkan guru yang berada dalam video viral mesum. 

Kini guru tersebut sudah ditahan ke Polres Gorontalo.

Sebelumnya, tersebar link video mesum siswi dan guru Gorontalo di beberapa platform media sosial.

Video berdurasi 5 menit 48 detik diperankan Guru dan Ssiwi MAN 1 Gorontalo viral hingga saat ini netizen masih banyak yang memburu link dengan full durasi 7 menit tersebut.

Tersangka guru itu berusia 57 tahun, dengan inisial DH. 

Sebelumnya, dia membujuk rayu korbannya, yang juga menjadi siswinya untuk berbuat mesum.

Korban pun terbujuk akan rayuan gombal sang guru.

Hingga akhirnya, tersangka mau melakukan perbuatan mesum seperti yang beredar di video.

Bahkan, melakukan hal seperti di video  tersebut di lingkungan sekolahnya.

Buntut video yang sudah tersebar luas di semua platform media sosial, pelaku sudah dinonaktifkan sebagai guru MAN 1 Gorontalo.

Sementara itu, korban akhirnya juga sudah dikeluarkan dari sekolahnya.

Kepala Sekolah MAN 1 Gorontalo, Rommy Bau mengatakan, meski korban sudah dikeluarkan dari sekolah, dirinya rela mencarikan sekolah baru untuk korban agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.

"Kalau masih mau sekolah atau tidak, kalau masih mau saya akan bantu di tempat lain," ujar Rommy.

Sementara itu, korban sampai saat ini masih mengalami trauma berat hingga menutup diri usai videonya viral sejagad raya.

Kepala Dinas PPA Kabupaten Gorontalo, Zascamelya Uno mengungkapkan, korban masih dalam pendampingan pihaknya.

Dinas PPA juga bakal terus mendampingi dan mengawasi korban sampai kondisi korban tersebut membaik.

“Jelas (korban) trauma, karena kasusnya sudah beredar," ujar Zascamelya.

Zascamelya juga menambahkan, bahwa dari pihak PPA akan mencarikan psikolog yang mampu memulihkan Kembali keadaan psikologis korban. 

 
Editor : Radar Digital
#LINK #gorontalo #siswi #Link Video