Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Negara dengan Rata-rata IQ Tertinggi di Dunia Tahun 2024: INDONESIA Posisi Berapa?

Radar Digital • Senin, 30 September 2024 | 22:45 WIB
Foto: Statistik negara dengan rata-rata IQ tertinggi di dunia (Sumber: Situs web international-iq-test.com)
Foto: Statistik negara dengan rata-rata IQ tertinggi di dunia (Sumber: Situs web international-iq-test.com)

RADAR JEMBER – Pada 1 Januari 2024, sebuah studi yang melibatkan 1.691.740 peserta dari seluruh dunia mengungkapkan rata-rata IQ per negara.

Studi ini dilakukan melalui tes yang sama, diambil oleh peserta di situs tertentu selama tahun 2023.

Namun, beberapa negara ditampilkan dalam warna abu-abu pada peta karena data yang tidak mencukupi.

Rata-rata IQ di Asia Timur terlihat cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah lain. Sementara di Eropa, Asia Barat, Oseania, Amerika Utara, dan Afrika Utara, nilai IQ umumnya mendekati rata-rata global.

Di sisi lain, Afrika Tengah dan Selatan, serta Amerika Latin, menunjukkan rata-rata IQ yang lebih rendah.

Secara global, rata-rata IQ adalah 100, dan di 80% negara, perbedaan skor IQ dengan tahun sebelumnya kurang dari 2 poin.

Beberapa faktor yang mempengaruhi rata-rata IQ suatu negara meliputi:

Penyakit Menular: Sebuah studi tahun 2010 menunjukkan bahwa negara dengan tingkat penyakit menular yang tinggi umumnya memiliki skor IQ lebih rendah, karena penyakit dapat memengaruhi perkembangan kognitif. Afrika adalah salah satu benua yang paling terpengaruh oleh faktor ini.

Kebiasaan Makan: Penelitian terbaru pada tahun 2024 menyatakan bahwa anak-anak dengan kebiasaan makan yang baik cenderung memiliki IQ lebih tinggi.

Negara-negara dengan pola makan yang baik dan lebih sedikit kemiskinan pangan biasanya memiliki rata-rata IQ lebih tinggi.

Aktivitas Intelektual: Sebuah studi tahun 2022 menunjukkan bahwa bermain catur secara teratur dapat meningkatkan IQ anak.

Selain itu, penelitian dari tahun 1962 menyebutkan bahwa anak-anak yang bilingual cenderung memiliki skor IQ lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang hanya berbicara satu bahasa. Oleh karena itu, budaya yang mendorong aktivitas intelektual dapat meningkatkan rata-rata IQ di suatu negara.

Genetika: Penelitian pada tahun 2013 terhadap lebih dari seribu pasangan kembar mengungkapkan bahwa IQ dipengaruhi oleh faktor genetika sebesar 50% hingga 80%.

Negara-negara yang memiliki sistem perawatan kesehatan yang baik, mendukung kebiasaan makan yang sehat, serta mempromosikan aktivitas intelektual cenderung memiliki populasi dengan IQ rata-rata yang lebih tinggi.

Selain itu, genetika yang baik, dikombinasikan dengan lingkungan yang mendukung, dapat meningkatkan skor IQ rata-rata.

Sebuah studi tahun 2014 mencatat adanya peningkatan rata-rata IQ sebesar 2,31 poin per dekade, fenomena ini dikenal sebagai Efek Flynn. Untuk mempertahankan rata-rata global di angka 100, algoritma tes IQ internasional harus terus disesuaikan.

Berikut adalah negara-negara dengan rata-rata IQ tertinggi per 1 Januari 2024:

  1. Korea Selatan (107,54
  2. China (106,99)
  3. Iran (106,84)
  4. Jepang (106,18)
  5. Singapura (106,18)
  6. Austria (102,71)
  7. Kanada (102,6)
  8. Jerman (102,36)
  9. Slovenia (102,31)
  10. Mongolia (102,3)

 Indonesia sendiri berada di peringkat ke-95 dengan rata-rata IQ sebesar 92,64, dengan 154.070 peserta yang mengikuti tes tersebut.

 

Editor : Radar Digital
#indonesia #IQ