radarjember.id-Kematian gadis penjual gorengan NKS (18) di Padang Pariaman, Sumatera Barat terus dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian, Terbaru, polisi menemukan barang bukti berupa cangkul dan celana di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Iya benar, kita tadi menemukan barang bukti baru berupa celana warna hitam dan cangkul," kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, Selasa (24/9/2024).
Baca Juga: Timnas Sekarang Punya Maskot, Bentuknya Garang dan Punya Sejumlah Filosofi, APA ITU?
Dia menegaskan, jika motif IS pelaku pembunuhan itu karena pemerkosaan.
"Sementara untuk motif tersangka kita pastikan lagi adalah pemerkosaan," katanya.
Baca Juga: Klub Pesaing Megawati Hangestri Ini Buka Suara Soal Peluang Gelar Juara, Tetap Waspadai Red Sparks?
Saat diinterogasi polisi, Indra sudah mengakui memerkosa dan membunuh Nia. Sebelum melakukan aksi bejatnya itu, Indra sempat membeli gorengan Nia.Kemudian menghadangnya dan membawa Nia ke atas bukti dengan jarak 2 kilometer dari tempat Indra membeli gorengan Nia.
Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono menambahkan jika korban sempat kehabisan nafas hingga akhirnya tewas.
Baca Juga: Jelang Awali Musim Bersama Red Sparks, Ini Dia Jadwal Megawati Hangestri
"Pelaku ini mengikuti dan mengadang korban di salah satu tempat. Dan juga niat pidana (perkosa) itu terjadi.
Saat itu korban disekap, dan mulut ditutup oleh tersangka dan (korban) dibawa ke atas bukit," pungkasnya. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis