Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kenali Beberapa Ciri Gempa Megathrus yang Bisa Diantisipasi

Adeapryanis • Senin, 19 Agustus 2024 | 20:05 WIB

Ilustrasi - Seismograf mencatat kekuatan gempa bumi.
Ilustrasi - Seismograf mencatat kekuatan gempa bumi.


radarjember.id-Isu akan adanya gempa Megathrust membuat Masyarakat Indonesia menjadi lebih was-was.

Gempa megathrust sendiri merupakan gempa bumi berkukatan besar yang hanya ada di zona subduksi atau zona megathrust. Gempa terjadi lantaran lempeng tektonik bumi yang terdorong ke bawah lempeng lainnya.

Gempa terbesar ini dapat menyebabkan tsunami, tanah longsor bawah laut, hingga kerusakan besar di permukaan bumi.

Umumnya gempa megathrust akan terjadi pada zona subduksi aktif. Namun bagaimana cara untuk mengetahui gempa megathrust terjadi?

Baca Juga: Berikut Wilayah yang Berpotensi Terdampak Gempa Megathrust

1. Tenggelamnya pantai luar
salah satu ciri datangnya gempa megathrust adalah tenggelamnya pantai luar secara tiba-tiba. kondisi ini terjadi karena adanya pergerakan sesar naik yang mengangkat dasar laut dan menurunnya permukaan air sekitar pantai. Fenomena ini merupakan tanda jika gelombang tsunami sedang menuju daratan.

2. Longsor bawah laut
Tanah longsor bawah laut juga menjadi ciri datangnya gempa bumi megathrust.

Tanah longsor bawah laut merupakan peristiwa tergelincirnya tanah atau sedimen di dasar laut akibat adanya gaya gravitasi, gempa bumi, atau aktivitas vulkanik. Tanah yang bergerak dapat mempengaruhi stabilitas lempeng tektonik dan menyebabkan pergeseran sesar yang memicu gempa megathrust bahkan tsunami.

3. Deformasi kerak
Defromasi kerak merupakan perubahan bentuk atau ukuran kerak bumi akibat adanya gaya-gaya tektonik yang bekerja dari dalam.

Deformasi dideteksi dengan pengukuran geodetik yang sangat hati-hati menggunakan Satelit Pemosisian Global, perataan yang tepat, pengukuran mikro-gravitasi, dan pengukuran jarak perubahan menggunakan teknologi laser.

3. Deformasi kerak
Defromasi kerak merupakan perubahan bentuk atau ukuran kerak bumi akibat adanya gaya-gaya tektonik yang bekerja dari dalam.

Deformasi dideteksi dengan pengukuran geodetik yang sangat hati-hati menggunakan Satelit Pemosisian Global, perataan yang tepat, pengukuran mikro-gravitasi, dan pengukuran jarak perubahan menggunakan teknologi laser.

Baca Juga: Mitigasikan Bencana Gempa Megathrust, Pansus DPRD Jember Minta Raperda RTRW Disempurnakan, Apa Itu Megathrust?

4. Guncangan
Ciri gempa bumi megathrust selanjutnya adalah guncangan dengan durasi yang cukup lama.

Guncangan akan berlangsung lebih dari 3 menit, karena lempeng-lempeng tektonik yang terlibat memiliki luas yang sangat besar.

5. Tsunami
Tsunami juga termasuk ciri gempa bumi megathrust. Tsunami merupakan gelombang air laut yang sangat besar dan kuat yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa geologi di dasar laut.

Editor : Adeapryanis
#megathrust adalah #megathrust #Gempa