Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Soal Pasukan Paskibraka Putri Lepas Hijab, BPIP Sebut Atas Kesukarelaan Mereka, BENARKAH ?

Adeapryanis • Kamis, 15 Agustus 2024 | 20:21 WIB

Dok Radar Semarang
Dok Radar Semarang

radarjember.id-Publik kembali dihebohkan dengan kasus 18 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) putri melepas jilbab saat pengukuhan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8) kemarin.

kasus itu langsung mencuat ke publik, dan warganet mencerca Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Menyikapi hal itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi responsid meminta maaf soal adanya 18 Paskibraka putri yang lepas jilbab. Menurutnya, BPIP tidak melakukan pemaksaan untuk membuka hijab. Pihaknya menyebut, jika tugas kenegaraan ini berdasarkan kesukarelaan mereka dalam rangka mematuhi peraturan yang ada. 

"Penampilan Paskibraka putri dengan mengenakan pakaian, atribut dan sikap tampang sebagaimana terlihat pada saat pelaksanaan tugas kenegaraan yaitu Pengukuhan Paskibraka adalah kesukarelaan mereka dalam rangka mematuhi peraturan yang ada," ujarnya. Baca Juga: Hasil Seleksi Paskibraka, Alysia Noreen Ramadhani Seorang Putri Palangkaraya Berhasil Lolos Wakili Kalteng!

Ia memastikan, paskibraka putri hanya melepas hijab saat pengukuhan paskibraka dan pengibaran sang Merah Putih pada upacara kenegaraan saja. Dalam kesempatan lain, paskibraka yang berhijab bisa mengenakan jilbabnya. 

Dia menambahkan, BPIP menghormati hak kebebasan penggunaan jilbab tersebut. 

Akibat adanya kasus ini, pihaknya langsung melakukan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat indonesia. 

"BPIP juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas pemberitaan yang berkembang," imbuhnya. 

Baca Juga: Paskibraka Siap Ikuti Upacara , Ada Dua Orang Jadi Wakil Jember di Jatim

sementara itu, pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI) menyayangkan adanya 18 calon paskibraka putri tingkat nasional yang lepas jilbab saat pengukuhan di IKN pada Selasa kemarin. 

Ketua Umum (Ketum) PPI Gousta Feriza meminta BPIP selaku pengelola dan penanggung jawab program Paskibraka memberikan klarifikasi. 

Gousta menolak tegas adanya pasukan paskibraka yang melepas hijab. Lebih lanjut, ia meminta pada saat Upacara Hari Kemerdekaan nanti semua Paskibraka yang memang mengenakan jilbab tidak lagi diminta melepaskan jilbabnya.

"Kami, pengurus pusat meminta klarifikasi dari BPIP selaku penanggungjawab program kenapa hal ini bisa terjadi, dan kami harapkan ini adalah hal yang terakhir kali dan tidak ada lagi hal-hal seperti ini untuk upacara yang akan datang," ungkapnya. 

Menurut, Ketua MUI Bidang Dakwah KH Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D., menilai, BPIP justru tidak Pancasilais dan melanggar konstitusi memaksa pasukan Paskibraka melepas jilbab. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis
#Lepas Hijab Paskibraka #pasukan Paskibraka 2024 #pengukuhan paskibraka 2024