radarjember.id-Kini suhu dingin di musim kemarau atau bisa juga disebut dengan bediding, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, suhu terendah mencapai 19 derajat celsius, pada 13 juli 2024 lalu.
Diketahui terjadinya bediding hingga bulan Agustus, yang disebabkan oleh pergerakan massa udara dari Australia membawa udara dingin ke asia melewati indonesia.
"Dingin Australia juga bisa disebut dengan Monsoon," ujar Romadi.
Selain adanya Monsoon dingin Australia, fenomena bediding ini terjadi lantaran tutupan awan relatif sedikit, bahkan di sisi lain air yang berada di dalam tanah pun menipis dan kandungan uap air di udara juga rendah. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis