Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

INI UPDATE Pembebasan Lahan Proyek Jalan Tol Probolinggo Banyuwangi

Radar Digital • Selasa, 9 Juli 2024 | 23:40 WIB
Tol Probowangi Kredit Foto: PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS
Tol Probowangi Kredit Foto: PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS

Radar Jember - Informasi yang diberikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk kepada PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi (JPB), pembebasan lahan yang digunakan untuk Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi telah mencapai 97,10 persen.

Konstruksi jalan Probolinggo-Besuki dapat selesai pada November 2024 jika pembebasan lahan sesuai dengan target.

Dalam pernyataan yang diberikan di Surabaya, Jatim, Kamis, Direktur Utama JPB Adi Prasetyanto menyatakan bahwa bagian dari Jalan Tol Probolinggo-Besuki akan diprioritaskan untuk pembebasan lahan dan pembangunan sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Koordinator (Permenko) Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022.

"Secara keseluruhan, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 175,78 kilometer terbagi menjadi dua tahap pembangunan. Tahap I yang menghubungkan Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 km dan tahap II menghubungkan Besuki-Banyuwangi sepanjang 126,10 km," ucap Adi.

Menurutnya, hingga akhir April 2024, progres pembangunan jalan raya tahap I akan mencapai 35,84 persen.

Tiga proyek membentuk ruas Probolinggo-Besuki dalam tahap I pembangunan. Mereka adalah Paket 1 (Gending-Kraksaan), Paket 2 (Kraksaan-Paiton), dan Paket 3 (Paiton-Besuki).

"Dalam membangun jalan tol ini, PT JPB bersama kontraktor pelaksana serta konsultan pengawas dan pengendali mutu, berkomitmen memastikan keselamatan keteknikan konstruksi, pekerja, publik hingga lingkungan," katanya.

Selain itu, pihaknya berusaha untuk menjaga tingkat komponen dalam negeri (TKDN) proyek setinggi mungkin dengan menggunakan sumber daya lokal sebanyak mungkin.

"Termasuk penyediaan tenaga kerja, peralatan, serta bahan dari dalam negeri," tuturnya.

Adi mengatakan bahwa pada tahap pertama pembangunan Probolinggo-Besuki akan ada tiga gerbang tol (GT): Kraksaan, Paiton, dan Besuki.

"Selain itu, juga akan memiliki tiga simpang susun yaitu Simpang Susun (SS) Kraksaan, Paiton, dan Besuki serta dilengkapi dengan dua lokasi rest area yang terletak di STA 33+700 di kedua arah, baik Probolinggo maupun Besuki," ujarnya.

Sementara itu, Faiza Riani, Kepala Departemen Marketing & Communication/Pgs Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, menyatakan bahwa Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi terdiri dari tujuh bagian.

"Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 km, Seksi 2 Kraksaan-Paiton 11,20 km, Seksi 3 Paiton-Besuki 25,60 km, Seksi 4 Besuki-Situbondo 42,30 km, Seksi 5 Situbondo-Asembagus 16,76 km, Seksi 6 Asembagus-Bajulmati 37,45 km, dan Seksi 7 Bajulmati-Ketapang 29,59 km," ujarnya.

Faiza mengatakan sebagai badan usaha jalan tol JPB, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi adalah salah satu proyek strategis nasional

"Kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 94,93 persen, PT Brantas Abipraya (Persero) sebesar 5,00 persen, dan PT Waskita Toll Road sebesar 0,07 persen," ujarnya.

 

Editor : Radar Digital
#Probowangi #Tol Probowangi #ruas tol #tol probowangi seksi 1 #tol #jalan tol