Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE HAJI, Jemaah Haji Mulai Sakit, Suhu Capai 41 Derajat Celsius

Radar Digital • Rabu, 5 Juni 2024 | 21:17 WIB
DIPERIKSA: Tenaga kesehatan haji kloter 38 melakukan pemeriksaan kepada jemaah haji Jember yang sedang sakit.
DIPERIKSA: Tenaga kesehatan haji kloter 38 melakukan pemeriksaan kepada jemaah haji Jember yang sedang sakit.

MAKKAH, Radar Jember - Satu pekan berada di Makkah, sejumlah jemaah haji mulai merasakan tak enak badan.

Cuaca panas membuat jemaah banyak yang terserang radang tenggorokan, batuk, pilek, dan pusing.

Ada juga jemaah yang harus dilarikan ke rumah sakit karena penyakit bawaan, yaitu jantung hingga hipertensi.

Ahmad Danial Hasan Abdan, jemaah haji kloter 38, mengaku mengalami radang tenggorokan dan masuk angin setelah melaksanakan umrah sunah.

"Umrah pribadi sama teman-teman dari Asar, pakai AC di tempat Sai lantai tiga duingin, sampai masuk angin," ungkapnya.

Dia baru mengetahui bahwa suhu di dalam Masjidilharam sangat dingin.

Jauh berbeda saat berada di luarnya dengan panas begitu menyengat khas tanah Arab.

Perbedaan suhu drastis itulah yang membuatnya masuk angin.

"Kena radang tenggorokan saya, beberapa jemaah juga begitu," bebernya.

Jemaah haji asal Kelurahan/Kecamatan Kaliwates itu menyebut, banyak jemaah mengalami sakit ringan karena radang tenggorokan, batuk, pilek, dan sakit kepala.

Suhu tinggi di Makkah yang bisa mencapai 41 derajat Celsius ditengarai menjadi penyebabnya.

"Mungkin karena cuaca panas," tutur Danial.

Terpisah, ketua kloter 38, Abdul Basid, melaporkan kondisi dua jemaah haji yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit King Fahd Madinah.

Dikatakan, lansia laki-laki asal Kecamatan Sukorambi yang terserang jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes kondisinya masih belum stabil.

Sehingga, dimungkinkan bakal disafariwukufkan menggunakan ambulans.

"Infonya akan dievakuasi dari RS di Madinah ke RS Makkah," jelasnya.

Sementara itu, lansia perempuan asal Kecamatan Sumbersari, tambahnya, sudah keluar dari RS dan telah berada di maktab, Makkah.

Namun, kondisi kesehatannya masih terus dipantau karena stroke.

"Kondisi kaki lumpuh," kata Basid. (sil/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#update #Haji